LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.co) : Tim dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kali ini, kegiatan difokuskan pada pengembangan produk pangan inovatif berbasis tepung singkong (mocaf) yang difortifikasi kopi guna meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lampung Timur.
Program tersebut bertujuan mendorong hilirisasi komoditas singkong melalui inovasi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya pemberdayaan masyarakat agar mampu mengembangkan usaha berbasis potensi daerah dengan memanfaatkan teknologi pengolahan pangan dan pemasaran digital.
Peserta kegiatan berasal dari Perkumpulan Mocaf Lampung Timur dan Koperasi Wanita Semoga Sehat Lampung Timur. Turut hadir Ketua UMKM Mocaf Lampung Timur Andri Astuti, Firdaus Pratama, serta Budiyul Hartono selaku penggerak pengembangan tepung mocaf di Provinsi Lampung.
Kegiatan PkM dipimpin oleh Ketua Tim, Ir. Febrina Delvitasari, S.T.P., M.Si., bersama anggota tim yang terdiri dari Ir. Maryanti, S.T.P., M.Si., Putri Mariska Fahmi, M.P., Ir. Anggia Fanesa, S.P., M.Tr.P., M.Si., Prastya Atma Negara, S.E., M.M., dan Bigi Undadraja, S.T.P., M.Si.
Ketua Tim PkM, Ir. Febrina Delvitasari, mengatakan Kabupaten Lampung Timur memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah penghasil singkong. Namun, selama ini komoditas tersebut masih didominasi penjualan dalam bentuk bahan baku sehingga nilai tambah yang diperoleh masyarakat relatif rendah.
Melalui kegiatan pengabdian ini, tim dosen mendorong pemanfaatan tepung singkong menjadi produk olahan yang lebih bernilai, salah satunya brownies yang diperkaya dengan fortifikasi kopi. Produk tersebut diharapkan mampu menjadi alternatif usaha baru bagi pelaku UMKM sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong hilirisasi singkong menjadi produk olahan berupa brownies berbasis tepung singkong yang difortifikasi kopi. Harapannya, pelaku UMKM tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi," ujar Febrina, Jumat (26/6/2026).
Tidak hanya berfokus pada inovasi produk, kegiatan PkM juga memberikan pelatihan komprehensif mengenai proses produksi pangan. Peserta dibekali pengetahuan tentang pengolahan tepung singkong, formulasi brownies, teknik produksi yang higienis, hingga pengemasan produk sesuai standar pasar.
Berikan Komentar
Di tengah jalan rusak, banjir, dan berbagai keluhan warga,...
9738
246
27-Jun-2026
250
27-Jun-2026
271
27-Jun-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia