Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Mulai 15 Oktober hingga 14 November2022, BPS Data Seluruh Penduduk Lampung, ini Sasaranya
Lampungpro.co, 14-Oct-2022

Amiruddin Sormin 2347

Share

Statistisi Ahli Madya BPS Lampung Mas'ud Rifai (kiri) dan Kadiskominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Mulai besok Sabtu (15/10/2022) hingga 14 November 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) bakal mendata seluruh penduduk Lampung untuk pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek). Pada pendataan ini BPS Lampung mengerahkan 13.672 petugas selama sebulan mendata penduduk untuk mengasilkan data kependudukan tunggal atau satu data.


"BPS mendapat mandat dari pemerintah untuk melakukan pendataan awal Regsosek di tahun 2022. Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden nomor 4 tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, dan BPS ditugaskan melakukan pendataan penduduk miskin ekstrem," kata Kepala Bagian Umum BPS Lampung Agung Erianto Juliandono, saat membuka media gathering Regsosek di Hotel Golden Tulip, Bandar Lampung, Jumat (14/10/2022).

Cakupan Regsosek ini, kata Agung,  sensus mencakup seluruh penduduk, keluarga, dan rumah tangga di Lampung dan dilakukan secara door to door. "Ada kekhususan bagi kelompok keluarga miskin nanti akan dilakukan geotog dan foto dari rumah tangga kelompok masyarakat miskin," kata Agung. 

Pada sesi pemaparan tampil Statistisi Ahli Madya BPS Lampung Mas'ud Rifai -dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistika (Diskominfotik) Provinsi Lampung Ganjar Jationo. Pada pemaparan itu, Mas'ud menyampaikan informasi yang dikumpulkan dalam pendataan Regsosek antara lain informasi mengenai kependudukan dan ketenagakerjaan, kondisi perumahan, kesehatan dan disabilitas, perlindungan sosial, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. 

Pendataan Regsosek, kata Mas'ud, pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan. "Regsosek adalah upaya pemerintah  membangun data kependudukan tunggal, atau satu data. Dengan menggunakan data tunggal, pemerintah dapat melaksanakan berbagai programnya secara terintegrasi, tidak tumpang tindih, dan lebih efisien," kata dia. 

Data Regsosek dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas berbagai layanan pemerintah seperti pendidikan, bantuan sosial, kesehatan, hingga administrasi kependudukan. "Regsosek penting karena masih terbatasnya cakupan data sosial ekonomi penduduk yang ada, yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh program dan layanan kepada masyarakat," kata Mas'ud.

Di sisi lain Ganjar Jationo berharap warga Lampung dapat menerima kedatangan petugas BPS. "Mohon berikan jawaban dengan jujur dan apa adanya, karena data ini diperlukan untuk program pembangunan dan kesejahteraan," kata Ganjar. (***)

Editor: Amiruddin Sormin 

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

15860


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved