JAKARTA (Lampungpro.co): Pemerintah memperoleh suplai vaksin sebesar 423,7 juta dosis. Dosis ini cukup untuk mencapai herd immunity yakni sebesar 60% penduduk. Namun, masih diperlukan 547,8 juta dosis untuk mencapai seluruh penduduk. Untuk itu, Pemerintah menjajaki vaksin dari Sinopharm, Sinovac, Novavax, Gavi Covax Facility, dan sumber lainnya.
Pada Rapat Terbatas secara virtual mengenai Persiapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, pada Senin (12/10/2020), Presiden menginstruksikan jajarannya untuk terus mengupayakan perbaikan dan peningkatan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Presiden juga meminta agar peta jalan pemberian vaksin Covid-19 sudah dapat dipaparkan dalam minggu ini.
Dalam dua minggu ke depan, prioritas penanganan pandemi ditujukan pada 12 kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif yang cukup tinggi dan menyumbang 30 persen dari total kasus aktif nasional. "Yaitu di Kota Ambon, Jakarta Utara, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Jayapura, Kota Padang, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Pekanbaru, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur," ujar Presiden.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, usai mengikuti ratas meyampaikan pendapatnya mengenai pelaksanaan vaksin di Indonesia. Pada prinsipnya, vaksinasi ini ditujukan untuk seluruh penduduk Indonesia. Dengan terjaminnya vaksin bagi seluruh penduduk, Indonesia dapat melakukan pencegahan pandemi ini terus bekembang.
Namun, karena jumlah vaksin yang tersedia ini datangnya bertahap, vaksinasi akan dilakukan bertahap, dimulai dengan garda terdepan terutama petugas medis dan paramedis, ujar Menteri Suharso.
Penahapan vaksin nantinya akan dibagi menjadi empat prioritas. Keempat prioritas tersebut yang pertama untuk kelompok garda terdepan yakni tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik. Prioritas kedua yakni penduduk berisiko tinggi usia 18 sampai 59 tahun yakni peserta PBI, BPJS, JKN KIS, tenaga pendidik, aparatur pemerintah, dan tokoh masyarakat atau perangkat desa. Prioritas ketiga akan diberikan untuk penduduk usia 60 tahun ke atas. Prioritas keempat untuk penduduk lainnya.
Pemerintah juga mempertimbangkan asumsi herd immunity yang harus menyentuh angka 60% penduduk. Vaksinasi akan diteruskan pada kelompok prioritas dan akan terus dilakukan sepanjang tahun 2021 sampai herd immunity tercapai, ujar Menteri.
Vaksinasi Covid-19 akan tersedia untuk vaksinasi dimulai pada triwulan pertama 2021. Bagi masyarakat yang belum memperoleh vaksinasi dalam aktivitas sehari-harinya dihimbau untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan, hingga herd immunity tersebut tercapai. (PRO1)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
15744
EKBIS
8315
Bandar Lampung
5697
Bandar Lampung
4052
Bandar Lampung
3909
160
03-Apr-2025
261
03-Apr-2025
279
03-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia