Anton juga mengungkapkan, terdapat siswa yang datang tanpa memiliki identitas kependudukan atau Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kondisi itu menjadi salah satu gambaran tantangan yang dihadapi sekolah dalam menjangkau anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat bukan sekadar menyediakan ruang belajar, tetapi juga memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Itulah sekelumit cerita mengenai perjuangan Sekolah Rakyat ini mengapa harus berdiri dan ada. Karena setiap anak di Indonesia memiliki mimpi dan harapan untuk terus berjuang demi masa depannya,” ujarnya.
Kegiatan open house tersebut turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, serta Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah.
Para tamu undangan kemudian berkeliling meninjau sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang belajar dan perpustakaan, untuk melihat langsung lingkungan yang digunakan para siswa dalam menjalani kegiatan pendidikan.

Suasana acara semakin semarak melalui penampilan paduan suara para siswa SRT 35 Bandar Lampung. Anak-anak juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Berikan Komentar
Kominfo Lampung
1507
Lampung Selatan
1121
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia