Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pangdam XXI/Radin Inten Bekali Mahasiswa Baru Polinela Wawasan Kebangsaan
Lampungpro.co, 13-Aug-2026

Sandy 135

Share

Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., bersama Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) | LAMPUNGPRO.CO/@Humas

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan penguatan karakter kepada mahasiswa baru sebagai bagian dari proses pendidikan vokasi. Hal tersebut diwujudkan melalui pembekalan Wawasan Kebangsaan dalam rangkaian hari ketiga Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026, Rabu (12/8/2026).

Materi tersebut disampaikan langsung Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), pada sesi siang. Kehadirannya memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya menjaga persatuan, memperkuat keutuhan bangsa, serta peran generasi muda dalam pembangunan nasional.

Pembekalan ini menjadi bagian penting bagi mahasiswa yang tengah memasuki lingkungan pendidikan tinggi. Sebagai mahasiswa, mereka dituntut tidak hanya mampu mengikuti proses akademik, tetapi juga memiliki kemandirian, kedewasaan berpikir, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan kampus maupun masyarakat.

Melalui materi wawasan kebangsaan, mahasiswa diajak memahami bahwa keberhasilan generasi muda tidak hanya diukur dari prestasi akademik dan penguasaan keterampilan. Sikap cinta tanah air, toleransi, semangat persatuan, kepedulian sosial, serta kemampuan menghargai perbedaan juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan vokasi yang diterapkan Polinela. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menguasai kompetensi teknis sesuai bidang keilmuan, tetapi juga dibentuk menjadi calon tenaga profesional yang berintegritas, menjunjung etika, mampu bekerja sama, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Terlebih, perkembangan teknologi digital, derasnya arus informasi, serta perubahan kebutuhan dunia kerja menghadirkan tantangan tersendiri bagi generasi muda. Mahasiswa dituntut mampu berpikir kritis, kreatif, dan adaptif dalam menghadapi perubahan, tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan sebagai landasan bersikap.

Karena itu, pembekalan wawasan kebangsaan dalam PKKMB tidak sekadar menjadi agenda pengenalan kampus. Kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan kesadaran bahwa ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan harus dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebagai calon tenaga profesional di berbagai bidang, mahasiswa Polinela diharapkan mampu menerapkan kompetensi yang dimiliki untuk menjawab kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan masyarakat. Keterampilan vokasional yang diperoleh tidak hanya menjadi bekal memasuki dunia kerja, tetapi juga diharapkan dapat melahirkan inovasi dan solusi bagi berbagai persoalan.

Penguatan wawasan kebangsaan juga mendorong mahasiswa untuk memahami dan menghargai keberagaman. Dengan latar belakang daerah, pengalaman, dan karakter yang berbeda, lingkungan perguruan tinggi menjadi ruang pembelajaran untuk membangun komunikasi, memperkuat kolaborasi, serta mengutamakan kepentingan bersama.

Pemahaman tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas mahasiswa, mulai dari kegiatan organisasi, pembelajaran kelompok, kegiatan kemahasiswaan, hingga keterlibatan dalam program pengabdian kepada masyarakat.

Melalui rangkaian PKKMB 2026, Polinela berupaya membangun fondasi mahasiswa baru secara menyeluruh. Pengenalan sistem akademik dan lingkungan kampus berjalan beriringan dengan penanaman nilai kedisiplinan, tanggung jawab, literasi, serta wawasan kebangsaan.

Penguatan karakter tersebut menjadi pelengkap pengembangan kompetensi vokasional. Jika keterampilan menjadi modal untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja, maka karakter dan integritas menjadi landasan dalam menerapkan kemampuan tersebut secara profesional dan bertanggung jawab.

Melalui perpaduan pendidikan akademik, keterampilan terapan, dan pembentukan karakter, Polinela mendorong lahirnya lulusan yang kompeten, adaptif, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial. Mahasiswa diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia profesional, tetapi juga mampu mengambil peran dalam mendukung kemajuan masyarakat, daerah, dan bangsa.

Pembekalan Wawasan Kebangsaan dalam PKKMB 2026 pun menjadi pengingat bagi mahasiswa baru bahwa perjalanan di perguruan tinggi bukan semata-mata untuk meraih gelar dan memperoleh keterampilan. Lebih dari itu, masa perkuliahan merupakan proses membentuk generasi muda yang memiliki pengetahuan, karakter, dan kesiapan untuk berkontribusi bagi Indonesia. (*/rls)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Mereka Turun ke Jalan

Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...

542


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved