Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pegulat Lampung Tunjukkan Potensi di Kejuaraan Gulat Pelajar DKI Jakarta 2026
Lampungpro.co, 04-May-2026

Febri 232

Share

Pegulat Muda Lampung | Ist/Lampungpro.co

JAKARTA (Lampungpro.co): Dua pegulat muda Lampung, menorehkan prestasi dan menunjukkan perkembangan kemampuannya di Kejuaraan Gulat Pelajar DKI Jakarta 2026 yang berlangsung di Hall Gulat PPOP DKI Jakarta, Ragunan, Jakarta Selatan pada 28-30 April 2026.

Pada kejuaraan terbuka, yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta bekerja sama dengan PGSI DKI Jakarta ini, pegulat Lampung meraih dua medali perunggu.

Kategori pertandingan fokus pada gaya bebas untuk kategori umur, yakni kelompok umur (KU) 11 Khusus pelajar DKI Jakarta. Lalu ada dua kategori lainnya terbuka untuk Indonesia yakni KU13 dan KU15.

Lampung sendiri, mengirimkan tiga atlet muda yakni Rizky Alfandi yang turun di Kelas 52 Kg, Rayyan Khalfani Farros Nugroho di Kelas 70 Kg, dan Daffa Dimad Syihab. Ketiga pegulat ini didampingi pelatih Rina Safitri.

Dari ketiga atlet muda ini, Lampung mampu menerobos ke empat besar, dengan menempatkan dua pegulatnya yakni Rizky Alfandi dan Rayyan Khalfani Farros Nugroho meraih medali perunggu.

Pelatih Pegulat Lampung, Rina Safitri mengatakan, kehadiran mereka dalam kejuaraan ini sangat baik prospeknya, terutama untuk memberikan jam pertandingan yang lebih banyak, dan melatih mental bertanding sesungguhnya.

"Jika selama ini kami hanya bertarung dalam latihan, maka beberapa even seperti ini memberikan kesempatan terbaik, untuk memaksimalkan kemampuan anak-anak dalam pertandingan sesungguhnya,” kata Rina Safitri.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Lampung, Maktub Djaiz mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi tinggi kepada para pegulat muda Lampung, yang turun di pertandingan kategori gulat matras ini.

"Anak-anak ini bibit unggul, untuk dipersiapkan sebagai pasukan gulat di kontingen Lampung di tahun 2032 saat Lampung dan Banten tuna rumah PON nanti," ungkap Maktub Djaiz.

Dengan keterbatasan pendanaan, PGSI Lampung hanya mengirimkan tiga pegulat pelajar. Namun dengan hasil itu, sudah bisa menjadi tolok ukur ke depan bagaimana melakukan pembinaan pada anak-anak usia muda.

"Terpenting kami menyiapkan bahan yang baik dan berkualitas, untuk pertarungan PON tahun 2032, karena mereka ini sekarang amsih berusia 13-15 tahun. Semoga ini menjadi program berkelanjutan, yang terus akan memberikan hasil yang sangat baik untuk gulat di Lampung," ujar Maktub Djaiz. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Menuju Kota Metropolitan, Bandar Lampung Dinilai Masih...

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

4322


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved