Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pejuang Kemerdekaan Zahidin Muchtar Wafat di Kalianda Lampung Selatan di Usia 99 Tahun
Lampungpro.co, 21-Apr-2021

Amiruddin Sormin 3161

Share

Prosesi pemakaman secara militer untuk Almarhum Zahidin Muchtar. LAMPUNGPRO.CO

KALIANDA (Lampungpro.co): Ketua Pimpinan Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Lampung Selatan, Intan Mas Zahidin Muchtar, wafat di Kalianda, Lampung Selatan, Selasa (20/4/2021). Pejuang Kemerdekaan asal Provinsi Lampung ini meninggal dunia di usia 99 tahun.


Almarhum dimakamkan secara militer di pemakaman umum Mushola Al Akmal Way Curup, Kalianda Bawah. Usai persemayaman dilaksanakan upacara serah terima jenazah dari pihak keluarga kepada negara.

Pihak keluarga diwakili kerabat almarhum Camat Penengahan Lampung Selatan Erdiyansah. Prosesi pemakaman secara militer dilaksanakan oleh Komando Distrik Militer 0421 Lampung Selatan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapten Inf. Muhamad Nurdin dan Komandan Upacara Budiarto.

Zahidin Muchtar tercatat sebagai Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia. Dia berjuang sebagai juru rawat dalam Perang Sengit 5 Jam pada 1 Maret 1949 di Kewedanaan Kalianda. Jabatan kesatuan terakhir sebagai anggota BKR/Hasbullah. 

Pernah mengenyam pendidikan umum di HIS lulus 1936, Juru Rawat lulus 1945, Jurnalistik lulus 195, dan mendapatkan latihan militer pada 1965. Tanda jasa yang dimiliki antara lain Angkatan 45 dan Veteran RI Golongan A. Zahidin pernah menjabat sebagai

Kepala Negeri Kalinda (1959-1966). Kemudian, Anggota DPRD Lampung Selatan periode 1977-1982.

Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Lampung Rafika Trisha Ananda mengucapkan duka mendalam atas berpulangnya sosok pejuang kemerdekaan tersebut. Kami sangat kehilangan tokoh pejuang kemerdekaan sekaligus pembina PPM Lampung Selatan, kata Rafika.

Selain itu, Almarhum IM Zahidin Muchtar merupakan sosok yang sangat dekat dengan Rafika dan keluarganya. Almarhum merupakan sahabat sekaligus rekan seperjuangan kakeknya H. Muhsin di Kalianda Lampung Selatan. Di usia yang masih remaja, datuk Zahidin bersama datuk saya H. Muhsin berjuang sebagai juru rawat PMI dalam perjuangan kemerdekaan, khususnya dalam Perang Sengit 5 Jam 1 Maret 1949 di Kewedanaan Kalianda, kata Rafika.

Pada bagian lain, Wakil Ketua Bidang Perempuan PPM Provinsi Lampung Eka Tiara Chandrananda yang hadir dalam pemakaman juga larut dalam suasana duka. Kami tidak hanya kehilangan salah satu sosok Veteran Pembina PPM. Tapi kami sangat kehilangan putra daerah terbaik dan tokoh pejuang kemerdekaan," kata Eka. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16136


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved