LAMPUNG SELATAN (Lampungpro.com) : Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus berupaya mencari lokasi yang tepat untuk merelokasi hunian warga terdampak tsunami Selat Sunda di daerahnya. Korban terdampak tsunami juga berharap segera mendapatkan relokasi untuk hunian mereka yang sudah hancur terdampak tsunami pada 22 Desember 2018.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan I Ketut Sukerta mengatakan, lahan dua hektare di Desa Way Muli telah ditinjau dan setelah dilakukan kajian tidak memadai sebagai tempat relokasi, alasanya kemiringan lahanya 24 meter. "Terlalu miring jadi sangat berat dijadikan tempat relokasi untuk pembangunan rumah baru bagi warga yang rumahnya rusak," kata dia.
Menurut Ketut, sebagai gantinya Pemkab Lampung Selatan menyediakan lahan seluas enam hektare di seputaran Kota Kalianda, Lampung Selatan untuk kapasitas menampung seluruh warga yang rumahnya rusak. Lahan enam hektare tersebut telah dibuatkan suratnya dan diajukan ke Pemerintah Pusat untuk disetujui.
Namun kata Ketut, warga dikonfirmasi tetap berharap bisa direlokasi tetap di desa mereka, sekarang sedang dicarikan lokasinya apakah ada lokasi yang memadai di desa mereka, karena banyak lokasi tapi tempatnya miring-miring. Pemkab saat ini sedang mendata jumlah warga yang siap direlokasi di Kota Kalianda. "Sekarang sedang dilakukan pendataan berapa orang yang mau dan berapa orang yang tidak mau," ujar dia.(**/PRO4)
Berikan Komentar
Lampung ini bukan hanya soal “saya sudah dapat apa”,...
718
KOPI PAHIT
718
Bandar Lampung
1258
657
18-Jan-2026
817
18-Jan-2026
718
18-Jan-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia