Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pemprov Lampung Gencarkan Pemadaman Karhutla di Way Kambas, Satgas Darat dan Udara Dikerahkan
Lampungpro.co, 19-Oct-2026

Febri 256

Share

Pemprov Lampung Saat Penanganan Karhutla di Way Kambas | Lampungpro.co/Dok Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terus menggencarkan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala BPBD Lampung, Aswarodi mengatakan, fokus penanganan utama saat ini dikerahkan ke kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur, yang mulai terbakar sejak pertengahan bulan lalu.

"Hingga kini, kondisi kebakaran hutan di Lampung terdapat beberapa titik hotspot yang sedang kami tangani. Mulai dari 15 September 2026 hingga sekarang, kami masih terus berupaya berjibaku memadamkan titik api utama yang berlokasi di TNWK," kata Aswarodi.

Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat 73 titik panas tingkat kepercayaan sedang dan 11 titik panas tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Lampung. Khusus di area TNWK, terdeteksi 25 titik panas berskala sedang, serta mendominasi jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Untuk mengatasi krisis tersebut, Pemprov Lampung telah menyiagakan 350 personel yang tergabung dalam Tim Satgas Darat. Tim gabungan ini, terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Kodam, Batalyon TV, Kodim, BPBD Lampung Timur, hingga unsur Masyarakat Peduli Api.

Selain operasi jalur darat, upaya pemadaman masif juga dilakukan melalui jalur udara atas permohonan Gubernur Lampung kepada BNPB. Bantuan Satgas udara ini, diwujudkan melalui pengerahan helikopter water bombing, serta pesawat terbang untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Pelaksanaan OMC ini tidak hanya merupakan permintaan Gubernur Lampung, tapi juga wujud tindak lanjut atensi langsung dari Presiden RI. Pemprov Lampung bekerja sama dengan vendor Smart Aviation, berbeda dengan vendor udara pada era kepemimpinan Kepala BPBD Rudi Syawal, dan telah menyemai awan sejak 10 Oktober 2026 lalu.

Sejauh ini, tim udara telah berhasil melaksanakan tiga sorti penerbangan di atas langit wilayah udara Provinsi Lampung. Hujan ringan sempat berhasil diturunkan pada tanggal 11 Oktober 2026 setelah HCL disemai ke awan, namun air hujan justru jatuh di wilayah Metro dan Natar Lampung Selatan akibat pergerakan angin.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Saat Kawan Naik Takhta, Koran Kehilangan Nama

Ketika seorang kawan naik takhta, orang-orang yang dahulu membantunya...

3608


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved