Operasi pemadaman lewat udara ini bukan tanpa halangan, karena sangat bergantung pada faktor alamiah. Sejak 14 Oktober 2026 lalu, pertumbuhan awan konvektif di langit Lampung bagian timur dilaporkan sangat minim, sehingga pihak Smart Aviation kesulitan melakukan penyemaian cuaca tambahan.
Tantangan serupa, juga dialami oleh armada helikopter water bombing saat melakukan intervensi langsung memadamkan titik api di dalam TNWK. Rapatnya tajuk dan vegetasi pohon-pohon tingginmembuat kucuran air terhalang, sehingga hanya sampai ke dasar lahan gambut dalam bentuk percikan kecil.
Oleh sebab itu, kolaborasi erat antara tim water bombing dengan 350 personel Satgas Darat, mutlak diperlukan agar pemadaman api dapat berjalan optimal. Di samping kawasan TNWK, Karhutla juga terpantau di daerah lain seperti Mesuji, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tulang Bawang, dan Tulangbawang Barat (Tubaba).
Salah satu titik api yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial berada di dekat jalan tol perbatasan Tubaba dan Tulang Bawang. Namun beruntung, titik api di kawasan tol tersebut, berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa sisa asap dalam waktu sehari, melalui jalur darat karena areanya mudah dijangkau.
Proses pemadaman jalan tol, juga dikoordinasikan secara langsung oleh BPBD Tubaba, BPBD Tulang Bawang, BPBD Lampung Tengah, bersama dengan Damkar, Brimob, serta petugas pemadam internal dari perusahaan PT HIM. Lahan yang terbakar di kawasan ini, dipastikan merupakan area kebun karet, bukan lahan gambut seperti di kawasan taman nasional.
Mengenai pemicu kebakaran di perkebunan karet tersebut, pihak berwenang menduga kuat adanya kelalaian dari sisi manusia. Faktor penyebab seperti membuang puntung rokok sembarangan, hingga kemungkinan unsur kesengajaan, saat ini sedang dalam proses penyelidikan intensif oleh petugas.
Ke depan, BPBD Lampung bersama pihak Smart Aviation menegaskan akan terus memonitor pergerakan cuaca, serta menyiagakan armada pesawat OMC. Intervensi penyemaian awan, akan langsung dilanjutkan kembali jika terdapat potensi awan yang tumbuh secara konvektif di langit Lampung Timur.
Berikan Komentar
Ketika seorang kawan naik takhta, orang-orang yang dahulu membantunya...
3637
Bandar Lampung
1609
Kominfo Lampung
2451
239
19-Oct-2026
327
19-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia