Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan ke Petani Mesuji dari Teknologi Drone Hingga Pengendalian Hama
Lampungpro.co, 25-Jun-2026

Febri 226

Share

Pemprov Lampung Saat Bantu Teknologi Drone ke Petani Mesuji | Lampungpro.co/Dok Kominfo

MESUJI (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berkomitmen mengoptimalkan sektor agraris, dan meningkatkan kesejahteraan petani daerah, melalui akselerasi program modernisasi dan hilirisasi sektor pertanian.

​Komitmen ini, ditegaskan secara Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat meninjau lapangan dan simulasi pemanfaatan teknologi modern drone penyemprot Pupuk Organik Cair (POC) di kawasan persawahan Desa Pangkal Mas, Mesuji Timur, Rabu (24/6/2026).

​Dalam dialog tatap muka bersama para kelompok tani setempat, Gubernur Lampung mengapresiasi keberhasilan implementasi POC hayati cair, yang secara nyata mampu mendongkrak hasil panen warga.

Tercatat, dari basis luasan lahan sawah sekitar 1.000 hektar di wilayah tersebut, total produksi gabah melonjak tinggi dari semula sebesar 5.000 ton menjadi 7.000 ton.

​"Jadi kalau 1.000 hektar dipakai semua, tadinya produksinya 5.000 ton sekarang jadi 7.000 ton. Ada tambahan Rp1,4 miliar buat dibagikan ke petani di seluruh desa," kata Rahmat Mirzani Djausal.

​Melihat capaian impresif tersebut, Pemprov Lampung menginstruksikan jajaran dinas terkait bersama pemerintah kabupaten, untuk mendorong peningkatan indeks pertanaman dari dua kali panen menjadi tiga kali panen (IP300) dalam setahun.

Gubernur Lampung juga turut meminta sinergi yang kompak dari aparatur desa serta dinas teknis, agar target-target percepatan tanam tahun ini berjalan dengan optimal.

​Terkait keluhan para petani mengenai kendala serangan hama tikus yang kerap menggagalkan peningkatan masa tanam, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bergerak cepat memberikan solusi taktis jangka pendek dan jangka panjang.

Melalui dinas pertanian, pemerintah mendistribusikan bantuan logistik berupa seperempat ton belerang untuk penanganan darurat, serta merencanakan pembangunan Rumah Burung Hantu (Rubuha) sebagai langkah mitigasi jangka panjang.

​Petani juga menaruh harapan besar, agar pemerintah daerah bersedia memfasilitasi uji laboratorium berkala bagi beras lokal yang diproduksi murni, tanpa menggunakan bahan pestisida kimia sejak tahun 2014, guna mendongkrak nilai tambah ekonomi dari aspek harga jual pasar.

​Di samping pembenahan sektor pertanian organik dan pengendalian hama terpadu, Gubernur turut menegaskan, Pemprov Lampung senantiasa mendengar aspirasi masyarakat Mesuji mengenai kelancaran aksesibilitas ekonomi daerah, termasuk komitmen percepatan pembenahan dan peningkatan infrastruktur jalan poros utama di wilayah setempat. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Kontroversi VS Kerja Nyata DPRD Kota Bandar...

Di tengah jalan rusak, banjir, dan berbagai keluhan warga,...

8799


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved