Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Peneliti di Stanford University Temukan Suhu Nyaman Nyamuk Penyebar Penyakit
Lampungpro.co, 06-May-2017

Lukman Hakim 1183

Share

SAN FRANCISCO (Lampungpro.com): Sebuah kelompok peneliti di Stanford University menemukan bahwa 29 derajat Celsius, atau 84 derajat Fahrenheit, adalah temperatur terbaik bagi nyamuk untuk menyebarkan penyakit. Menurut satu laporan di PloS Neglected Tropical Diseases, ketika temperatur lebih dingin atau lebih hangat, kemampuan nyamuk untuk menyebarkan penyakit--seperti demam berdarah dengue, chikungunya dan Zikamenurun.

Dilansir Antara, temperatur mengendalikan beberapa faktor yang mendasari waktu bagi virus untuk bisa menyebar ke manusia. Termasuk seberapat rendah temperatur yang diperlukan buat nyamuk untuk mencerna virus selama satu kali makan, lalu siap untuk menyuntikkannya dalam kesempatan makan berikut. Hal itu biasa disebut  rentang lingkaran hidup nyamuk; dan seberapa sering nyamuk menggigit.

"Semua kesempatan tersebut tergantung atas temperatur, tapi cenderung bersifat non-linier. Mereka meningkat sampai satu tahap dan kemudian turun," kata pemimpin studi itu Erin Mordecai, Asisten Profesor Biologi, di dalam satu siaran pers, sebagaimana dikutip dari Xinhua, Jumat (5/5/2017).

Sebelum studi tersebut, ada banyak ramalan mengenai temperatur dari peneliti lain, kata Mordechai. Dan, mengetahui temperatur optimal bagi penularan penyakit penting untuk memperkirakan angka penyakit pada masa depan. "Wabah demam berdarah dengue telah naik dalam dua dasawarsa belakangan. Sehingga, ada peningkatan upaya untuk berusaha memahami mengapa kita menghadapi lebih banyak demam berdarah dengue, dan apa hubungan antara penularan demam berdarah dengue dan iklim," kata wanita ilmuwan itu.

Informasi tersebut dapat membantu meramalkan cara dan tempat penyakit itu mungkin menyebar bersama perubahan iklim, terutama di negara yang memiliki tingkat sosial-ekonomi lebih rendah, kata Mordechai. "Kemiskinan yang terkonsentrasi di kota benar-benar menjadi tempat orang menyaksikan banyak penularan penyakit yang menyebar melalui peantara," kata dia. (*/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16188


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved