BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Pengurus besar Muaythai Indonesia (PB MI) meminta kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) MI Lampung agar selalu berkoordinasi dalam segala hal, terutama yang menyangkut masalah kesiapan sarana dan prasarana selepas terpilihnya ketua umum baru. "Kita minta segala sesuatu yang dibutuhkan segera dipersiapkan. Mulai dari perlengkapan, aturan main, dan atletnya," ujar Wakil Sekjen PB MI, Ferdinal, Sabtu (20/10/2018) malam.
Menurutnya, segala hal yang menyangkut pertandingan akan dipersiapkan terkait kelas-kelas dan segala peraturan yang berlaku. Ia pun sudah melakukan pembahasan dipusat mengenai persiapan muaythai yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua. Ia meminta kepada pengurus Lampung yang baru terbentuk agar turut mempersiapkan atletnya.
"Untuk pertama kalinya muaythai akan dipertandingkan di PON, dan melalui Pra-PON. Sebagai provinsi yang memiliki sejarah, yaitu salah satu dari 10 provinsi yang membentuk kepengurusan ditingkat PB, dan menyumbangkan atletnya Khairil Anas (Charles) sebagai peraih perunggu di Sea Games lalu. Kita berharap Lampung bisa mengirim dan meraih juara di PON," terangnya.
Ketua Umum terpilih Pengprov MI Lampung, Hermansyah Hamidi mengatakan, setelah dikukuhkan maka ia akan segera membentuk kepengurusan yang ditargetkan akan selesai sebelum satu minggu. Selain itu ia akan mempelajari segala peraturan yang ada, dan dalam waktu dekat akan mempersiapkan kepengurusan di tingkat kabupaten/kota yang saat ini dipegang mandataris.
"Kita utamakan pembentukan kepengurusan dari tingkat provinsi hingga daerah. Selanjutnya, kami pelajari aturan dan membentuk segala kebutuhan seperti wasit, juri, dan juga atlet. Harapan kita tentu bisa membawa atlet Lampung ke PON dan menyumbangkan medali," ujar pria yang menjabat Plt Kadis PUPR Lampung Selatan ini.
Sementara, Wakil Ketua I KONI Lampung Hannibal mengungkapkan, tugasnya hanya mengantarkan Pengprov MI Lampung kepada kepengurusa yang sah. Ia berpesan agar setelah terbentuk segera mempersiapkan pelatih, wasit, dan atlet. "Saya yakin dibawah kepengurusan Pak Herman, MI Lampung bisa maju dan meraih prestasi. Hanya orang yang mau berkorban saja mau jadi ketua cabor," ungkapnya.(REKANZA/PRO4)