Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pertama di Lampung, Mahasiswa Asal Kenya Lulus Ujian Tesis di IIB Darmajaya
Lampungpro.co, 16-Nov-2020

Febri 663

Share

Mahasiswa Kenya Lulus Tesis IIB Darmajaya | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Mahasiswa asal Kenya, Francis Mukemba Mwau menjadi orang pertama yang menyelesaikan studi pada Magister Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, setelah menjalani ujian tesis, Jumat, (13/10/2020). Francis mengangkat judul tesisnya Pengaruh Bauran Pemasaran dan Media Sosial terhadap Minat Mahasiswa Baru mendaftar di Perguruan Tinggi Swasta (Studi Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru di IIB Darmajaya).

Mahasiswa Internasional tersebut mengerjakan tugas akhirnya selama lima bulan, mulai Juni hingga selesai November. Francis sangat senang, dapat menyelesaikan tesisnya. Terima kasih atas bimbingan kepada dosen-dosen selama ini dan seluruh staf serta karyawan di IIB Darmajaya, kata Francis.

Francis dibimbing langsung Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IIB Darmajaya Faurani I Santi Singagerda. Sementara dossn pengujinya merupakan dosen expert marketing dan marketing digital Indra Jaya dan Anggalia Wibasuri.

Faurani mengungkapkan, secara substansif dan kontekstual Francis sudah cukup menguasai, karena dalam penelitian ini sebelumnya memang terlibat langsung dalam kegiatan sosialisasi bersama panitia penerimaan mahasiswa baru. Sehingga tesisnya merupakan hasil observasi dan survei secara langsung di lapangan.

"Kemudian pada proses keterlibatannya, yang bersangkutan menemukan adanya kecenderungan bahwa dalam proses sosialisasi dan marketing PMB, sebagian besar merupakan kelompok milenial yang menjadi target dan potensial market. Dalam proses menyelesaikan tesis, Francis juga meyakinkan bahwa hasil dari kegiatan penelitiannya memungkinkan dapat dipakai sebagai strategi yang cukup tepat, untuk menggarap pangsa kaum milenial," ungkap Faurani.

Selama proses menyelesaikan tesis, selain aktif dalam kegiatan PMB secara langsung, ia juga sangat aktif berdiskusi dan berkonsultasi dengan pembimbing, rekan tim PMB, dan dosen-dosen lainnya. Meski dengan keterbatasan Bahasa Indonesia, tapi yang bersangkutan mampu mengikuti dan menyelesaikannya dengan sangat baik.

"Bahkan saat ditanya oleh penguji mengenai hal yang substantif terkait desain dan rancangan penelitian, mampu menjawabnya dengan lugas, singkat, dan jelas. Artinya Francis sangat menguasai tesis yang ditulisnya, ujar Faurani. (RLS/PRL3)


Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Geger Ijazah Palsu, Rismon Hasiholan Sianipar, dan...

Andai ada 10 saja media dan jurnalis yang menjadi...

1012


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved