Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Polinela Hadiri Panen Raya Melon, Kolaborasi Vokasi Lampung Dorong Siswa Siap Hadapi Dunia Kerja
Lampungpro.co, 23-Apr-2026

Sandy 209

Share

Wakil Direktur Bidang Kerja Sama Kampus Polinela, Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs. saat menghadiri panen raya melon | LAMPUNGPRO.CO/Humas_Polinela

NATAR (Lampungpro.co) : Pendidikan tidak lagi cukup hanya berlangsung di ruang kelas. Di Provinsi Lampung, praktik nyata justru menjadi kunci membentuk generasi yang siap menghadapi dunia kerja. Itulah yang tergambar dalam kegiatan panen raya melon di SMK Negeri SPP Lampung, Selasa (21/4/2026) yang sekaligus menjadi ruang belajar terbuka bagi para siswa.

Momentum ini bukan sekadar panen hasil pertanian, tetapi juga simbol kuatnya sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan kebutuhan industri. Politeknik Negeri Lampung (Polinela) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi sekolah menengah kejuruan agar mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya terampil, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Hadir mewakili Direktur Polinela, Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs. menegaskan bahwa dukungan terhadap SMK dan SMA di Lampung merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi jembatan penting antara teori dan praktik.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H., yang menyoroti pentingnya penguatan pendidikan berbasis praktik, khususnya di sektor pertanian. Ia menilai, keterlibatan berbagai pihak menjadi faktor utama dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan siap bersaing.

Kepala sekolah SMK Negeri SPP Lampung, Margi Prasojo, S.Pd., M.T.I., menjelaskan bahwa budidaya melon dilakukan dengan pendekatan teknologi modern. Siswa belajar langsung di dua unit smart greenhouse berbasis Internet of Things (IoT), lengkap dengan sistem irigasi tetes (drip). Di sana, ratusan tanaman melon varietas Inthanon dan Sweet Net 9 dibudidayakan sebagai bagian dari pembelajaran yang tidak hanya edukatif, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.

Puncak acara ditandai dengan pembukaan panen oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela. Ia memberikan apresiasi atas langkah progresif sekolah tersebut sebagai satu-satunya SMK Pertanian Pembangunan di Lampung yang mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar. Menurutnya, pendidikan vokasi harus terus dikembangkan agar tidak hanya menghasilkan lulusan siap kerja, tetapi juga individu yang mampu menciptakan inovasi.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya pendekatan Design Thinking dalam pembelajaran. Metode ini mendorong siswa untuk berpikir kritis, memahami masalah, dan melahirkan solusi yang aplikatif terutama di sektor pertanian yang kini semakin modern dan berbasis teknologi.

Kegiatan panen raya ini menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi di Lampung sedang bergerak ke arah yang lebih maju. Kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan pemerintah bukan hanya memperkuat kualitas pembelajaran, tetapi juga membuka peluang lahirnya generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.

Pada akhirnya, pendidikan seperti inilah yang dibutuhkan: tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga menghadirkan pengalaman nyata. Dari kebun melon di Natar, harapan itu tumbuh bahwa masa depan pertanian modern ada di tangan generasi muda yang terlatih, kreatif, dan berani berinovasi. (***)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Transportasi Massal Bandar Lampung: Masih Jadi Kebutuhan,...

Masih ada yang berdesakan di angkot yang jumlahnya makin...

406


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved