“Semua pengujian telah dilakukan, dan hasilnya menunjukkan bahwa produk kami sudah masuk kategori baik,” tambahnya.

Selain itu, TEFA POLIFEED juga bekerja sama dengan UMKM Bukit Emas dalam proses pengolahan dan produksi pakan ikan. Kolaborasi ini memperkuat keberlanjutan produksi sekaligus mendukung UMKM lokal.
“Kami ingin menciptakan kerja sama yang saling menguntungkan. UMKM Bukit Emas membantu kami dalam proses produksi, sehingga pengelolaan pakan ini semakin efisien,” kata Dr. Rakhmawati.
TEFA POLIFEED tidak hanya berfungsi sebagai unit produksi, tetapi juga menjadi laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa Polinela.
“Kami memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar bagaimana memproduksi pakan ikan dengan kualitas terbaik, mulai dari proses pengolahan hingga pemasaran. Ini sekaligus melatih mereka dalam mengelola bisnis UMKM,” jelasnya.
Dr. Rakhmawati berharap TEFA POLIFEED dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk menjadi pengusaha muda di sektor perikanan.
Berikan Komentar
Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.
4285
Bandar Lampung
443
Olahraga
1283
160
04-May-2026
443
03-May-2026
1312
02-May-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia