Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Program Pemetaan dan Peminatan, Dekranasda Kembangkan Talenta Siswa SMKN 5 Bandar Lampung
Lampungpro.co, 31-Jan-2026

Febri 252

Share

Dekranasda Lampung Saat Kunjungan ke SMKN 5 Bandar Lampung | Lampungpro.co/Dok Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, membuka kegiatan pemetaan dan peminatan siswa di SMKN 5 Bandar Lampung, Jumat (30/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Purnama Wulan Sari Mirza berkesempatan meninjau Galeri SMKN 5 Bandar Lampung yang menampilkan beragam hasil karya kreatif siswa berbasis seni dan teknologi, mulai dari batik tulis, sulam tapis khas Lampung, desain visual, hingga berbagai produk kriya dan aksesori.

Purnama Wulan Sari Mirza mengatakan, kegiatan pemetaan dan peminatan merupakan bentuk ikhtiar bersama, yang dilakukan melalui kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung, mitra dunia usaha, dan Dekranasda Lampung, untuk terus mendorong dan mengasah minat serta bakat peserta didik.

"Melalui kegiatan ini, anak-anak SMKN 5 Bandar Lampung dapat mengenali potensi diri mereka sejak dini. InsyaAllah dengan pendampingan yang berkelanjutan ini, kemampuan mereka akan terus terasah dan siap menghadapi masa depan," kata Purnama Wulan Sari Mirza.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya menciptakan sumber daya manusia yang kreatif, berkualitas, dan berdaya saing. Dekranasda Lampung juga siap memberikan pendampingan keliling, sebagai bentuk nyata dukungan pembinaan dan pemetaan potensi siswa.

Purnama Wulan Sari Mirza juga mengapresiasi kreativitas para siswa, yang dinilainya memiliki nilai ekonomi dan potensi besar untuk dikembangkan.

"Hasil karya ini bukan hanya membanggakan sekolah, tapi juga dapat menjadi nilai tambah bagi siswa dan mendukung kemajuan SMKN 5 Bandar Lampung," ujar Purnama Wulan Sari Mirza.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico mengungkapkan, kegiatan pemetaan dan peminatan sendiri, merupakan bagian dari proses melatih nalar berpikir kritis siswa, agar mampu bermimpi, berpikir, dan bertindak secara terarah.

"Kegiatan ini menjadi momentum membangun dual system melalui Teaching Factory (TEFA) dan teaching industry, sehingga potensi di bidang DKV, kriya, fashion, dan tata boga, dapat dikembangkan menjadi aset dan unit produksi yang memiliki nilai ekonomi," ungkap Thomas Amirico.

Thomas menambahkan, pemetaan talenta siswa di berbagai bidang keahlian diharapkan mampu mendorong produktivitas, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan agar lulusan SMK, agar dapat berkontribusi langsung dalam menggerakkan ekonomi lokal di Lampung.

Kegiatan ini, menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah daerah dalam mendukung terwujudnya Lampung maju menuju Indonesia emas. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved