Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Radikalisme di Lampung Empat Besar Nasional, Perkuat Pancasila
Lampungpro.co, 18-Aug-2018

Amiruddin Sormin 1030

Share

Radikalisme memang sangat mengkhawatirkan khususnya di Lampung. Saya terhenyak membaca koran dan media online dalam beritanya dijelaskan Lampung menjadi peringkat empat radikalisme berdasarkan survei Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) pada 2017 .

Radikalisme yang tertinggi adalah Bengkulu (58.58 %), Gorontalo (58.48 %), Sulawesi Selatan (58.42 %), Lampung (58.38 %), dan Kalimantan Utara (58.30%). Bahkan menurut Kapolda Lampung Irjen Suntana di salah satu media mengatakan terdapat 101 warga Lampung terindikasi sebagai simpatisan Islamic State (IS) yang tersebar di 11 kabupaten di Lampung, bahkan beberapa pelaku teroris berasal dari Lampung.

Fakta-fakta tersebut memang terjadi pada masyarakat Lampung dan wilayah lainnya di Negara Kesatuan republik Indonesia yang sama sama kita cintai ini akibat persoalan penyebaran radikalisme yang mengkhawatirkan. Apa yang terjadi pada kondisi saat ini memang akibat berkurangnya kesadaran sebagian masyarakat yang kurang peduli pada terhadap pengamalan ideologi Pancasila dan UUD 1945.

Kita sangat berterima kasih kepada pendiri bangsa yang melahirkan ideologi Pancasila yang menjamin perdamaian dan kemajemukan dari pada keberagaman suku, agama, bahasa dan budaya. Sehingga menghasilkan harmonisasi di masyarakat, persatuan dan kesatuan dalam kerangka Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sama sama di cintai.

Generasi milenial saat ini agar jangan sampai terlanjur ternoda oleh pemikiran pemikiran radikalisme. Pada akhirnya akan mengarah kepada disintegrasi bangsa sehingga menyebabkan perpecahan dan keutuhan bangsa Indonesia yang selama ini direkatkan ideologi Pancasila

Presiden Jokowi membentuk Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 7 tahun 2018 yang bertugas merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila. Lembaga ini dibentuk untuk penguatan ideologi Pancasila bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Radikalisme harus dilawan dengan penguatan ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Islam adalah agama perdamaian dan menerima perbedaan dalam kerangka toleransi antar umat beragama di Indonesia. (***)

 

Wiliyus Prayietno
Advokat

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16253


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved