Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Resmikan KNMP, Wapres Gibran Janji Benahi Infrastruktur dan Izin Nelayan di Lampung Timur
Lampungpro.co, 10-May-2026

Febri 255

Share

Wapres Gibran Saat Kunjungi KNMP Lampung Timur | Ist/Lampungpro.co

LABUHAN MARINGGAI (Lampungpro.co): Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Jumat (8/5/2026).

Kehadiran Wapres Gibran, disambut antusiasme ribuan warga serta pelajar yang memadati lokasi sejak pagi hari, untuk menyampaikan harapan mereka secara langsung.

Peresmian ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan langkah strategis pemerintah dalam mentransformasi kawasan pesisir menjadi wilayah yang modern dan produktif.

Program inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini, bertujuan untuk memperkuat daya saing sektor perikanan demi mewujudkan visi Indonesia emas di tahun 2045.

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming mengatakan, pihaknya turut menekankan, keberhasilan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, terutama swasembada pangan, sangat bergantung pada kolaborasi di lapangan. Ia pun mengajak masyarakat, untuk tidak segan melaporkan kendala yang menghambat produktivitas mereka.

"Pokoknya kami ingin mensukseskan program prioritas dari Presiden Prabowo soal swasembada pangan. Tapi program ini tidak akan berhasil, kalau yang kerja cuma pemerintah, jadi semua harus gotong royong," kata Gibran.

Gibran pun berjanji akan melengkapi kekurangan infrastruktur secara bertahap. Momen peresmian berlanjut dengan dialog hangat di mana nelayan menyampaikan persoalan kronis, salah satunya pendangkalan Muara Margasari yang telah terjadi selama hampir 30 tahun.

Kondisi ini memaksa kapal nelayan menunggu hingga enam jam untuk bisa masuk muara saat air surut. Masalah ini kian pelik, karena armada nelayan kini telah berkembang dari kapal 3-5 GT menjadi hingga 30 GT.

"Kampung nelayan ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi bagaimana nelayan bisa melaut dengan tenang, mudah mendapatkan BBM, dan hasil tangkapannya memiliki harga jual yang baik," ujar Gibran menanggapi keluhan terkait kuota solar dan perizinan.

Untuk solusi jangka panjang, Wapres Gibran juga akan berkoordinasi dengan BNPB dan kementerian teknis, guna melakukan pengerukan muara.

Sementara itu, Bupati Lampung Timur, Ella Siti Nuryamah mengungkapkan, pihaknya kesiapan penuh daerahnya untuk menjadi jembatan antara kebijakan pusat dan kebutuhan masyarakat lokal, karena Lampung Timur adalah pilar penting dalam rantai pasok pangan nasional, khususnya dari sektor perikanan.

"Kami siap memastikan program-program pusat dapat terimplementasi secara presisi di tingkat tapak. Sesuai arahan Wakil Presiden RI, keberhasilan program pemerintah tidak bisa dicapai secara parsial," ungkap Ella Siti Nuryamah.

Terkait kendala operasional nelayan, Bupati Ella berkomitmen melakukan langkah nyata. Ia pun akan segera berkoordinasi dengan BPH Migas, untuk memastikan distribusi solar tepat sasaran.

"Kami juga akan membuka ruang komunikasi lebih luas dan menyederhanakan birokrasi, agar produktivitas nelayan tidak terhambat prosedur berbelit," ujar Ella Siti Nuryamah.

Kawasan KNMP Margasari sendiri, kini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), gudang beku (cold storage) portabel, hingga pabrik es portabel.

Wapres Gibran bahkan berencana mengkaji model pengelolaan cold storage yang sukses di Batam, untuk diterapkan di Lampung Timur, agar harga komoditas seperti lobster tetap stabil. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Catatan untuk Universitas Kartamulia Purwakarta Jawa Barat

‎Namun jika ingin benar-benar besar dan memiliki mahasiswa dalam...

1314


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved