Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Curiga Anaknya, Ibu Terduga Teroris Lampung Curhat ke Polisi
Lampungpro.co, 11-Mar-2019

Heflan Rekanza 811

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Terduga teroris RS berhasil diamankan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88, di kediaman pribadinya di Gang Suhada, Kelurahan Penengahan Raya. Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung pada Sabtu (9/3/2019) sore pukul 17.00 WIB. Ibu pelaku, DM mengaku sempat curiga dengan gerak gerik sang anak yang sikap dan perilakunya berubah.

"Curiga memang awalnya kan, pas dia pulang pertama sama adeknya dari Banten itu saya cek nggak ada apa-apa. Saya tanya juga apa bawa barang-barang yang melanggar hukum. Dia bilang, nggak bawa apa-apa kok. Saya cuma bawa baju dan roti. Terus saya minta tasnya dibongkar. Memang cuma ada roti," ujar DM, Minggu (10/3/2019).

Sebagai ibu, DM pun masih menaruh curiga terhadap anak. Selepas pulang kerja ia mengaku selalu mencari dan mengecek setiap bagian rumah memastikan tak ada yang disembunyikan. "Saya cek kan tiap pulang kerja, takut namanya kan. Saya cari-cari barang mencurigakan tapi nggak ada. Saya telpon dan cdrota ke Bhabinkamtibmas karena ngerasa beban," jelas dia.

Selepas itu, ia merasa selama empat hari belakangan rumahnya selalu di pantau oleh orang lain. Bahkan, polisi yang bolak-balik itu sempat ia kira sebagai sales keliling. Ia pun tak menaruh curiga dengan orang-orang yang sering keliling tersebut. "Saya nanya ada apa pak. Promo apa dari Colombus ya. Tapi saya lihat kok ini kerah baju sudah ada lambang bendera. Dalam hati, ada apa ini? Ya udah saya diam saja. Udah itu, dua orang ini pergi berdua, pagi jam 8 pas," terangnya.

DM mengungkapkan, tak lama berselang pada siang hari personel Bhabinkamtimas meneleponnya untuk memberi kabar. Berdasarkan informasi Bhabinkamtibas tersebut, bahwa polisi ingin menangkap anaknya RS. Ia pun mempersilahkan polisi untuk menangkap sang anak. "Saya curiga ada apa ini. Jangan-jangan anak saya ada yang nggak bener. Saya bilang juga anak saya itu semenjak pulang pergi pulang pergi sifatnya berubah. Entah apa perbuatannya dia saya nggak tahu. Saya serahkan ke Bapak," ungkapnya.

Setelah mendapat kabar tersebut, DM mengaku rumahnya digerebek oleh polisi pada sore hari. Menurutnya, saat itu ramai polisi yang mengepung rumahnya. Bahkan, ada polisi yang sempat bertanya dimana anaknya menaruh bom. Tak kuat mendengar itu DM pun langsung pingsan. "Pas diserbu di dalam ada yang nanya taruh di mana bomnya. Saya denger itu langsung pingsan. Habis itu kok ada bom. Ya saya kaget kok ada bom, sedangkan di mana-mana nggak ada," ujar dia.

Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror dikabarkan menangkap salah satu terduga teroris, di kediamannya di jalan Sam Ratulangi, Gang Suhada, Penengahan Raya, Kedaton, Sabtu (9/3/2019) sore. Informasi yang dihimpun, penangkapan ini bermula dari pengaduan orang tua RS ke pihak kepolisian. Orang tua RS berharap supaya anaknya diamankan sebelum melakukan tindakan ke arah teror yang dapat menyebabkan dirinya meninggal dunia.

Dari hasil laporan tersebut, Tim pun bergerak dan mengamankan RS. Dari hasil pengamanan, ditemukan barang yang diduga Bom dengan campuran Potasium Klorat, Switching On Off. Barang diduga Bom tersebut disimpan di atas loteng rumah tetangga dengan inisial L. Diduga bom tersebut rencanaya digunakan untuk Amaliyah Bom di markas kepolisian Lampung dan Jakarta oleh kelompok Medsos Abu Hamzah.(**/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16459


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved