CANDIPURO (Lampungpro.co) : Pagi itu, Desa Trimomukti di Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan seperti baru saja terbangun dari tidur panjangnya.
Kabut tipis masih menggantung dan jejak embun tertinggal diujung daun padi, namun dari kejauhan terdengar dengung halus pompa listrik yang bekerja menyedot air tanpa lelah.
Di atas lahan seluas 1.300 hektare, tampak para petani sibuk menebar benih pada musim tanam ketiga, sesuatu yang dulu hanya menjadi angan-angan.
Selama bertahun-tahun, desa ini hidup dalam ritme alam, satu periode musim tanam, satu kali panen, dan menunggu hujan yang turun sekali dalam satu tahun.
Alkon dan genset berbahan bakar solar menjadi teman setia, namun sering rewel, boros, dan menyulitkan pekerjaan.
Kini, listrik PLN yang berbalut program Smart Farming menjadi denyut baru yang mampu menggerakkan desa tersebut.
Di tepi sawah yang hijau bagai hamparan zamrud khatulistiwa, tampak seorang pria berperawakan kecil, berkumis dan kulit yang sedikit gelap akibat paparan sinar matahari.
Ia bernama Suparno, seorang ayah, suami dan petani yang berjuang untuk menafkahi keluarganya, tampak duduk santai beristirahat di samping SuperSun PLN, pembangkit listrik berkapasitas kecil bertenaga matahari yang kini telah meringankan pekerjaannya.
Berikan Komentar
wisata rohani seharusnya mendekatkan manusia pada nilai kehidupan, bukan...
399
Lampung Timur
370
Bandar Lampung
498
399
16-Jan-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia