RAWAJITU TIMUR (Lampungpro.co): SMPN Satu Atap 1 Rawajitu Timur, Tulang Bawang, dilanda banjir rob akibat pasang air laut yang tinggi dan air dari kanal Blok 2 dan Blok 3 Kampung Bumi Dipasena Utama meluap pada Senin (18/11/2024).
Akibat hal itu, turut menyebabkan genangan di sebagian besar area sekolah, termasuk ruang kelas dan halaman, dengan ketinggian mencapai 50 Cm dibeberapa titik.
Kepala SMPN Satu Atap 1 Rawajitu Timur, Sunaryo mengatakan, banjir akibat pasang tinggi kali ini termasuk yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir.
"Luapan air pasang tinggi dari kanal Blok 2 dan Blok 3 mulai masuk ke kawasan sekolah sekitar pukul 04.00 WIB dan terus meningkat hingga pagi hari. Pada siang harinya, air sudah menggenangi seluruh lingkungan sekolah," kata Sunaryo kepada Lampungpro.co.
Sementara itu, salah seorang guru, Ambar mengungkapkan, dirinya bertekad untuk tetap melaksanakan proses pembelajaran meskipun situasi sulit, dan tergenang banjir rob tersebut.
"Pasang tinggi ini memang menyulitkan, tapi kami tetap berusaha memberikan pelajaran. Antusiasme siswa tidak boleh padam hanya karena banjir," ungkap Ambar.
Banjir rob ini tidak hanya menghambat kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga berpotensi merusak infrastruktur sekolah. Pihak sekolah bersama para guru dan warga setempat terus berupaya menangani situasi ini demi meminimalkan dampak yang lebih parah. (***)
Editor : Febri Arianto
Laporan : Nafian Faiz
Berikan Komentar
Sebagai salah satu warga Bandar Lampung yang jadi korban...
4084
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia