JAKARTA (Lampungpro.com): Pasca-peristiwa peledakan bom di Surabaya dan beberapa kota lainnya, beredar foto para pelaku pemboman yang merupakan satu keluarga. Beredarnya foto tersebut sungguh sangat disayangkan.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo. Pasalnya, ada media yang sengaja memperlihatkan wajah pelaku secara utuh tanpa menyamarkan atau mem-blur foto terduga pelaku.
"Ketika foto ditampilkan itu foto keluarga. Ada anak-anak yang belum dewasa dimunculkan di sini. Dia punya teman, dia punya guru apa tidak trauma teman-temannya," kata Yosep di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Rabu (16/5/2018).
Dia menjelaskan dalam kode etik wartawan, setiap pelaku kejahatan yang masih di bawah umur 17 tahun, identitasnya harus dijaga. Karena itu, Dewan Pers meminta agar semua wartawan mengikuti standar kode etik yang berlaku. "Hal-hal ini butuh kepekaan jurnalis karena jurnalis punya kode etik. Dan di dalam kode etik itu tercantum nilai-nilai dan moral," katanya lagi. (**/PRO2)
Berikan Komentar
Inilah sisi gelap era digital yang mulai mengancam generasi...
4339
Pendidikan
432
432
21-May-2026
508
21-May-2026
518
21-May-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia