Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Tinjau Progres Pembangunan RSUD Tubaba, Bupati Novriwan Sebut Realisasi Fisik Lampaui Target
Lampungpro.co, 30-Jul-2026

Febri 180

Share

Bupati Tubaba Saat Meninjau Progres Pembangunan RSUD Tubaba | Lampungpro.co/Dok Kominfo

PANARAGAN (Lampungpro.co): Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Novriwan Jaya, bersama Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Lampung, Agus Setyawan, meninjau langsung progres pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tubaba, Senin (27/7/2026).

Peninjauan yang berlangsung di kompleks pembangunan RSUD Tubaba tersebut, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba dalam memastikan pembangunan rumah sakit berjalan sesuai perencanaan, baik dari aspek kualitas konstruksi, ketepatan waktu penyelesaian, maupun akuntabilitas pelaksanaan pekerjaan.

Kegiatan tersebut, juga menjadi bagian dari monitoring bersama BPKP Lampung terhadap pelaksanaan proyek strategis di bidang kesehatan. Dalam pemaparan yang disampaikan Manajer Komersial proyek dijelaskan bahwa pembangunan RSUD Tubaba merupakan proyek milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang didanai melalui DIPA Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Tahun Anggaran 2026.

Sementara PT Agrinas Jalandri Nusantara, bertindak sebagai konsultan pengawas yang memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.

Proyek pembangunan tersebut memiliki nilai kontrak Rp128,34 miliar dengan masa pelaksanaan selama 296 hari kalender, terhitung sejak 11 Maret hingga 31 Desember 2026. Setelah konstruksi selesai, proyek akan memasuki masa pemeliharaan selama 365 hari kalender, mulai 1 Januari hingga 31 Desember 2027.

Pembangunan RSUD Tubaba sendiri, dilaksanakan menggunakan skema desain dan build, sehingga penyedia jasa tidak hanya bertanggung jawab terhadap pelaksanaan konstruksi, tapi juga pengembangan Detail Engineering Design (DED), yang disusun bersama konsultan perencana untuk menyempurnakan desain sesuai kebutuhan pelayanan rumah sakit dan standar teknis yang berlaku.

Ruang lingkup pekerjaan meliputi pengembangan desain, pembangunan struktur mulai dari pondasi hingga atap, pekerjaan arsitektur, mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP), penataan kawasan (landscape), pembangunan pagar rumah sakit, pengurusan seluruh perizinan, hingga masa pemeliharaan setelah pembangunan selesai.

Berdasarkan laporan pelaksanaan hingga minggu ke-20, progres pembangunan menunjukkan hasil yang sangat baik. Realisasi fisik telah mencapai 23,93 persen, melampaui target rencana sebesar 16,21 persen, atau mengalami deviasi positif sebesar 7,709 persen.

Secara fisik, pekerjaan struktur telah mencapai lantai atap, di mana pengecoran atap telah selesai pada dua zona, sementara satu zona lainnya masih dalam tahap penyelesaian. Pekerjaan sistem lantai telah diselesaikan hingga lantai delapan, sedangkan pekerjaan arsitektur telah memasuki tahap pemasangan dinding pada lantai satu.

Bupati Tubaba, Novriwan Jaya mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas sinergi yang terjalin antara Kemenkes RI, BPKP Lampung, konsultan pengawas, penyedia jasa konstruksi, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan RSUD Tubaba.

"Pembangunan RSUD merupakan salah satu program strategis yang menjadi prioritas Pemkab Tubaba, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat," kata Novriwan Jaya.

Oleh karena itu, setiap tahapan pembangunan harus mengedepankan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, akuntabilitas pengelolaan anggaran, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.

Pemkab Tubaba berkomitmen mengawal pembangunan RSUD Tubaba, agar dapat selesai sesuai target dengan kualitas terbaik. Kehadiran rumah sakit yang representatif, akan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih modern, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat Tubaba.

Bupati juga berharap, sinergi yang telah terbangun antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPKP, serta seluruh pihak yang terlibat dapat terus diperkuat sehingga pembangunan RSUD Tubaba dapat diselesaikan tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui pembangunan RSUD yang representatif, Pemkab menargetkan terwujudnya fasilitas layanan kesehatan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan pelayanan yang semakin cepat, lengkap, aman, dan berkualitas. (***)

Editor : Febri Arianto
Reporter : Sayuti

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
ASN Disuruh Absen Pagi dan Sore. Lalu,...

Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...

11056


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved