JAKARTA (Lampungpro.com): Sekalipun baru saja mengalami bencana alam, masyarakat terdampak diminta tetap menjaga kesehatan tubuh. Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Moeloek mengatakan, kesadaran perilaku hidup sehat terutama situasi pasca tsunami harus tetap dilakukan.
"Kapan pun dan di mana pun dalam situasi apapun, PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) harus tetap disadari dan dilakukan," kata Nila pada Kamis di Jakarta. Dikutip dari sehatnegeriku.kemkes.go.id pada Jumat (28/12/2018).
"Tsunami memang mengubah kondisi lingkungan, misalnya sanitasi menjadi rusak, tapi PHBS harus tetap diusahakan," tambahnya.
Rapid Health Assessment (RHA) bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes menunjukkan adanya penyakit potensial KLB. Tiga di antaranya adalah diare, penyakit serupa influenza, dan suspek demam tifoid.
Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes sendiri akan melakukan edukasi kesehatan kepada korban tsunami. Rencananya, tim promosi kesehatan akan bergerak ke lokasi terdampak di Pandeglang lalu menuju ke beberapa titik pengungsian.
Beberapa titik pengungsian tersebut adalah Kecamatan Angsanga, Cimanggu, Cigadung, Sumur, Caringin, Jiput, Cigeulis, Munjul, Carita (Desa Gombong), Labuan, dan Cigorondong. Pemahaman untuk penyakit-penyakit serta PHBS akan diberikan pada para korban, khususnya ibu hamil, menyusui, anak-anak, orang dewasa, dan lansia. (***/PRO3)
Berikan Komentar
Penyatuan status guru dalam satu sistem yang jelas, yakni...
3419
Lampung Selatan
408
Lampung Selatan
983
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia