Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Turun ke Lampung, DPP Partai Golkar Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan
Lampungpro.co, 07-Jan-2019

Erzal Syahreza 793

Share

Pemilu 2019, Partai Golkar, Arinal Djunaidi, Ririn Kuswantari, Lodewijk F Paulus

PRINGSEWU (Lampungpro.com): DPP Partai Golkar turun ke Lampung, tepatnya di Pringsewu, Minggu (6/1/2019). Partai berlambang pohon beringin itu memberikan pendidikan politik dan sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada masyarakat setempat, di Regency Hotel, Kecamatan Gadingrejo.

Hadir dalam acara tersebut Sekjend DPP Partai Golkar Letjend TNI (Purn) Lodewijk F Paulus, Ketua DPD Arinal Djunaidi, Sekretaris DPD Supriyadi Hamzah, Ketua Komisi I DPRD Lampung Ririn Kuswantari, unsur DPC Pringsewu, dan kader. "Empat pilar harus menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Sekjend Lodewijk.

Menurut dia, partai politik memiliki kewajiban memberikan pendidikan politik ke masyarakat. Kehadiran DPP ke Lampung merupakan sebuah tanggung jawab atas amanah yang diberikan partai. "Pendidikan politik itu penting, khususnya untuk menghadapi pemilu 17 April 2019," ujar Lodewijk.

Terkait empat pilar kebangsaan, kata dia, semuanya sudah mengetahui yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. Hal tersebut penting disosialisasikan karena pada tahun politik banyak kepentingan mengadu domba masyarakat. "Pendidikan politik ini diharapkan menguatkan masyarakat akan nilai-nilai empat pilar kebangsaan," ujar dia.

Minimal, kata dia, masyarakat bisa membentengi diri dari pemberitaan bohong (Hoaks) dan kemungkinan diadu domba. Harapannya, pada 17 April 2019, masyarakat bisa memilih dengan hati yang bersih dan tenang. "Lihat calon dari rekam jejak, gagasan, dan ide-idenya," ujar dia.

Sementara, Ketua DPD Partai Golkar Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, pemahaman empat pilar kebangsaan merupakan kewajiban seluruh masyarakat. Hal tersebut penting karena menjadi pondasi bagi kehidupan demokrasi di Indonesia. "Perbedaan suku, bangsa atau agama, tidak menjadi pemecah, tetapi pemersatu," ujar Gubernur Lampung terpilih ini.

Pihaknya berharap demokrasi kedepan bisa membawa berkah bagi masyarakat Indonesia. Ia tak ingin demokrasi yang ada terciderai dengan kepentingan pragmatis. "Kata kuncinya jangan sampai menyakiti rakyat," ujar dia.

Sementara, ketua panitia, Ririn Kuswantari berharap agenda tersebut bisa memberikan pencerahan dan wawasan bagi masyarakat, khususnya Pringsewu. Antusias masyarakat yang hadir juga sangat baik. Terbukti, acara yang dijadwalkan dengan peserta 170 orang dari 23 desa, melebihi kuota. "Namun karena keterbatasan tempat, harus kami batasi kuota," ujar dia.

Ia berharap kepada peserta yang hadir bisa mengikuti kegiatan dengan baik. Sehingga, usai acara bisa menyampaikan ilmu yang didapat kepada kader partai dan masyarakat sekitar. "Animo masyarakat tinggi, terlebih untuk bertemu gubernur terpilih Arinal dan sekjend Lodewijk," ujar Ririn. (***/PRO3)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Tepuk Tangan, Air Mata, dan Guru PPPK...

Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...

15688


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved