Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Usai Bercerai, Pria Asal Keputran Sukoharjo Pringsewu Pilih Nyabu sebagai Pelarian
Lampungpro.co, 11-Jul-2021

Amiruddin Sormin 2558

Share

Pelaku SA saat digiring ke Mapolres Pringsewu, Minggu (11/7/2021). LAMPUNGPRO.CO/HUMAS POLRES PRINGSEWU

PRINGSEWU (Lampungpro.co): Akibat menyalahgunakan sabu, SA (41) warga Pekon Keputran, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu diamankan Tim Cobra Sat Narkoba Polres Pringsewu. Kasat Narkoba Iptu Khairul Yassin Ariga, menuturkan pengungkapan kasus Narkotika tersebut merupakan tindak lanjut informasi dari masyarakat bahwa DA sering menggunakan narkotika jenis sabu di rumahnya.


Pelaku kami amankan tanpa melakukan upaya perlawanan di rumahnya pada Kamis (8/7/2021) sekira pukul 20.00 WIB, ujar Iptu Khairul Yassin, mewakili kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Minggu (11/7/2021) siang

Saat digeledah, polisi berhasil menemukan barang bukti narkotika jenis sabu berikut peralatan hisap yang disembunyikan di lemari di kamar tidur pelaku. Barang bukti yang berhasil kami dapatkan antara lain dua buah plastik klip bening didalamnya yang terdapat kristal warna putih diduga narkotika jenis shabu, satu buah pipa kaca pirek bekas pakai, satu buah alat hisap sabu (bong), satu buah korek api dan satu buah kotak kemasan cotton bud, kata dia.

Pelaku digelandang ke Mapolres Pringsewu untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. Dalam proses pemeriksaan SA yang berprofesi sebagai buruh tani tersebut mengaku mengenal dan memakai sabu sejak 2017. 

Selain itu pelaku berdalih menggunakan  sabu sebagai pelarian pasca bercerai dengan istrinya. Bercerai dengan istri membuat pelaku frustasi, dan akhirnya menggunakan sabu sebagai pelarian, kata Iptu Khairul Yassin. 

Lebih lanjut Kasat narkoba menyampaikan, untuk proses hukum selanjutnya pelaku dijerat dengan pasal 112 (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Atas perbuatan melanggar hukum pelaku diancam hukuman minimal 4 tahun dan masksimal 12 tahun penjara. (***)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Tugu Biawak Wonosobo dan Mannaken Pis Belgia,...

Pariwisata memang butuh ikon, tapi tak harus menimbulkan keriuhan...

1362


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved