Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Wakil Gubernur Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Bisa Lestari dan Berkelanjutan
Lampungpro.co, 14-Oct-2026

Febri 191

Share

Wakil Gubernur Lampung Saat Kunjungi Tahura Wan Abdul Rachman | Lampungpro.co/Dok Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mendorong penguatan tata kelola kehutanan yang terintegrasi, berintegritas, dan berkelanjutan untuk menjaga kelestarian hutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Jihan Nurlela mengatakan, pengelolaan hutan tidak cukup hanya berfokus pada penjagaan kawasan, tapi juga harus mampu mengoptimalkan potensi ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat di sekitarnya.

Menurutnya, seluruh jajaran Dinas Kehutanan Lampung, khususnya petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan Polisi Kehutanan (Polhut), harus memahami secara menyeluruh kondisi wilayah kerjanya, mulai dari peta kerawanan kebakaran, potensi konflik lahan, titik perambahan, kebutuhan rehabilitasi, hingga peluang pengembangan komoditas unggulan.

"Pengelolaan hutan bukan hanya menjaga kawasan, tapi juga memastikan kawasan hutan tetap terjaga, dan produktivitasnya mampu mendukung perekonomian masyarakat di sekitar hutan," kata Jihan Nurlela dalam kegiatan penguatan sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan hutan Lampung yang lestari dan berkelanjutan, di Kantor UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman, Bandar Lampung, Selasa (13/10/2026).

Jihan juga meminta setiap KPH bisa memiliki pemahaman yang kuat, mengenai potensi dan persoalan di wilayah masing-masing. Pemetaan tersebut, harus diikuti dengan langkah nyata, termasuk pendampingan masyarakat, pengembangan komoditas unggulan, penguatan kualitas produk, serta kepastian pasar dan rantai pasok.

Jihan juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap kinerja sektor kehutanan di Lampung, di mana kontribusi sektor kehutanan terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) pada tahun 2015 tercatat sekitar 0,37 persen, menurun menjadi sekitar 0,303 persen pada tahun 2024 lalu.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu dikaji bersama untuk mengetahui faktor penyebabnya, sekaligus merumuskan langkah perbaikan agar potensi kehutanan dapat memberikan manfaat yang lebih optimal, tanpa mengabaikan fungsi ekologis dan kelestarian lingkungan.

Jihan juga menekankan pentingnya memperkuat sistem pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan. Penanganan kebakaran tidak boleh hanya mengandalkan respons setelah kejadian, tapi harus lebih mengutamakan upaya pencegahan melalui pemetaan wilayah rawan, kesiapan personel, serta koordinasi lintas sektor.

Jihan berharap, penguatan sarana, prasarana, dan personel pengamanan hutan dapat terus dilakukan untuk mendukung tugas jajaran kehutanan di lapangan.

Jihan juga mengingatkan seluruh aparatur, agar menjaga integritas dan tidak terlibat dalam praktik yang membiarkan atau melindungi aktivitas perambahan hutan. Aparatur kehutanan memiliki tanggung jawab besar, karena kelestarian hutan berkaitan langsung dengan keberlangsungan kehidupan generasi mendatang.

Jihan juga mendorong penerapan konsep pengelolaan hutan berbasis ekonomi, melalui pengembangan komoditas unggulan di setiap KPH.  Upaya tersebut, diharapkan mampu menghubungkan potensi kawasan, pemberdayaan masyarakat, pengolahan hasil, dan akses pasar dalam satu ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Penetapan komoditas unggulan tidak boleh berhenti pada tahap identifikasi potensi, namun setiap komoditas harus dikembangkan secara serius, mulai dari proses produksi, peningkatan kualitas, keberlanjutan pasokan, hingga kepastian pembeli.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berkomitmen untuk memperkuat sinergi seluruh jajaran kehutanan dalam menjaga kelestarian hutan, meningkatkan efektivitas pengawasan, mencegah kerusakan lingkungan, serta mengembangkan potensi ekonomi kawasan secara bertanggung jawab, demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan generasi mendatang. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved