Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Wanita Tewas Dibegal di Tanjungbintang Lampung Selatan, Ternyata Pembunuhnya Suami Sendiri
Lampungpro.co, 09-Feb-2020

Amiruddin Sormin 32851

Share

Korban Anis Suningsih di rumah sakit usai dibegal. LAMPUNGPRO.CO

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Tim Gabungan Subdit III Jatanras Ditres Krimum Polda Lampung bersama Satreskrim Polres Lampung Selatan, menangkap pelaku pembegalan terhadap Anis Suningsih (34) warga Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Ironisnya dari tiga pelaku yang ditangkap, salah satunya adalah suami Anis Suningsih.

Pembegalan terjadi di tDusun Umbul Kapuk, Desa Sindang Sari, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Rabu (5/2/2020) malam. Korban Anis meninggal dunia usai mengalami beberapa tusukan di perut 

Saat dikonfirmasi awak media, Direktur Res Krimum Polda Lampung Kombes Pol M. Barly Ramadhany membenarkan penangkapan tersebut. Namun, dia belum menjelaskan secara rinci terkait penangkapan tersebut. "Kami berhasil mengamankan para pelaku pembegalan terhadap warga Desa Way Galih ini," kata Kombes M. Barly Ramadhany, Minggu (9/2/2020).

BACA SEBELUMNYA: Niat Jemput Suami, Wanita Asal Way Galih Tewas Dibegal di Tanjung Bintang Lampung Selatan

Menurut informasi, total ada tiga orang pelaku yang diamankan. Salah satu pelakunya adalah Han,  suami Anis Suningsih. Bahkan dua pelaku tersebut, tergolong dekat dengan korban. Keduanya mengakui ada satu pelaku lainnya, yakni suaminya sendiri.

"Dua pelaku yang kami tangkap ini, kenal dengan korban. Jadi mereka tergolong orang dekat. Keduanya juga buka suara, bahwa pelaku lainnya merupakan suaminya sendiri. Pelaku H sudah kami amankan dirumahnya. Dugaan kuat sementara, ini pembunuhan berencana dengan modus pura-pura dibegal," ujar Barly.

Lebih lanjut Barly menjelaskan, suami korban terlibat langsung dalam pembunuhan tersebut. Bahkan dia ikut menusuk korban menggunakan pisau. Sementara untuk latar belakang sendiri, pihak kepolisian saat ini, sedang melakukan pendalaman 

Ini juga berkaitan dengan kisruh rumah tangga, seputar praktek poligami yang dilakukan Han dana desakan ekonomi. Sebab korban tergolong memiliki kehidupan yang sulit, dengan  tiga anak. Sedangkan istri mudanya, hidup mapan tanpa anak.

"Jadi sebelum kejadian, terjadi keributan besar antara korban dengan Han. Selanjutnya, korban melakukan ultimatum terhadap Han. Untuk memilih dirinya atau istri mudanya. Dua hari sebelum kejadian, Han baru pulang dari Aceh menjenguk istri mudanya," jelas Barly.

Han juga mempunyai sangkutan kasus di Lampung Timur, dan merupakan residivis. Waktu itu, dia pernah terlibat dalam tewasnya seorang anggota kepolisian bernama Wiyono, yang saat ini namanya ditabalkan menjadi Graha Wiyono Siregar di Mapolda Lampung. Saat ini, tim masih melakukan pendalaman apakah kasus ini melibatkan istri muda Han atau tidak. (FEBRI/PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17056


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved