Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Wapres Minta RS Tak Beda-bedakan Pasien, Gubernur Lampung Juga Minta Hal yang Sama
Lampungpro.co, 11-Mar-2017

Lukman Hakim 1175

Share

BOGOR (Lampungpro.com): Rumah sakit tidak boleh membeda-bedakan pasien, harus melayani semua. Apalagi pemerintah sudah menjamin biaya kesehatan bagi warga tidak mampu. Hal itu dikatakan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, saat meresmikan gedung rawat inap VIP Rumah Sakit PMI Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/3/2017).

Ketua Umum PMI itu juga berpesan agar Rumah Sakit PMI Bogor dapat menjadi contoh bagi rumah sakit lainnya di Kota Bogor maupun Indonesia umumnya. PMI memiliki tiga rumah sakit di Indonesia salah satunya di Kota Bogor rumah sakit terbesar yang dimiliki PMI. "Rumah sakit PMI diharapkan tidak hanya melayani tapi juga menjadi riset center," kata dia.

Untuk ketiga kalinya JK meresmikan gedung di RS PMI. Sebelumnya, ia juga meresmikan Gedung Gardenia untuk pelayanan Poliklinik Reguler dan Gedung Flamboyan untuk IGD, Penunjang Medis, ruang tindakan canggih serta ruang rawat inap VVIP.

Kepala Humas RS PMI Bogor Yudha W Waspada mengatakan gedung E di RS PMI Bogor menambah fasilitas ruang rawat inap VIP. Sesuai dengan rencana pengembangan rumah sakit, ruang rawat inap yang dibangun adalah gedung tiga lantai yang terdiri dari 35 kamar. "Dengan adanya penambahan gedung baru ini, saat ini RS PMI Bogor telah memiliki jumlah tempat tidur sebanyak 357," kata dia.

Sebelumnya, saat peresmian ruang pelayanan di RSUD Abdul Moeloek Sabtu (25/2/2017) lalu, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo meminta pelayanana di RS itu ditingkatkan. Ridho juga mengatakan, sebagai rumah sakit tipe B pendidikan, dia berharap pelayanan di rumah sakit pemerintah tidak membeda-bedakan pasien.

Jangan sampai bangunannya bagus, peralatannya canggih, tapi pelayanan kepada masyarakat kurang baik. RSUDAM ini adalah wajah gubernur, jangan sampai pelayanan buruk akan mencoreng nama baik Pemprov Lampung, kata Ridho.

Ridho juga mengatakan, kalau pembelian peralatan kesehatan, tinggal tunjukan kwitansi, dalam waktu dekat barang sudah diantarkan. Tapi, pelayanan benar-benar dari hati dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Jangan sampai ada kesan pelayanan kesehatan kemasyarakat tidak dipedulikan, pelayanan lambat dan kumuh. Rumah sakit ini harus lebih baik dari segala hal dengan rumah sakit swatas, kata dia. (*/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Validasi Perbulan, Bukti Guru Masih Hidup

guru perlu terus membuktikan bahwa dirinya masih ada. Masih...

2493


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved