JAKARTA (Lampungpro.com) : Radikalisme biasanya muncul pada Negara yang gagal, seperti di Suriah dan Irak. Karenanya, pemerintah terus berupaya menangkal paham radikal melalui kerja sama dengan berbagai lembaga seperti sekolah, universitas, lembaga masyarakat, dan pemuka agama. Disamping juga melakukan upaya penindakkan oleh aparat hukum, Sabtu 30 Juni 2018.
Hal itu diungkapkan Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla saat berbicara di acara Jakarta Foreign Correspondents Club (JFCC) di Jakarta.
Menurutnya, sumber dari gerakan radikalisme yakni Negara-Negara konflik. Sehingga Islamic State in Irak and Syria (ISIS) menjadi kelompok teroris, yang awalnya tumbuh dan berkembang di Negara Irak dan Suriah.
Akan tetapi, seiring dengan propaganda yang dilakukan oleh ISIS, akhirnya tersebarlah radikalisme dan terorisme itu ke Negara lain termasuk Indonesia. Pemimpin tinggi teroris di Indonesia merupakan mujahidin dari ISIS, Suriah, kata dia kepada Gardanasional.id (grup Lampungpro.com).
Sekadar diketahui, Jakarta Foreign Correspondents Club (JFCC) merupakan organisasi non-profit jurnalis internasional di Indonesia. Bahkan diperkirakan saat ini beranggota lebih dari 200 orang yang berasal dari puluhan organisasi media asing.
Keanggotanya tidak hanya berasal dari jurnalis asing, tetapi juga mencakup diplomat hingga pengusaha.(**/PRO4)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16577
EKBIS
9255
Lampung Selatan
5095
Bandar Lampung
4898
Bandar Lampung
4765
309
04-Apr-2025
380
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia