Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Wisuda 298 Mahasiswa, Gubernur Mirza Sebut UNU Lampung Berhasil Tempa Insan Cendekia Intelektual
Lampungpro.co, 31-Aug-2025

Febri 217

Share

Wisuda UNU Lampung | Ist/Lampungpro.co

SUKADANA (Lampungpro.co): Gubernur Lampung, Rahmat Mirza Djauzal menyebut, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung telah berhasil menempa para wisudawannya, untuk menjadi insan cendekia secara intelektual sekaligus memiliki ahlak, integritas, dan semangat kebangsaan.

Hal itu disebutkannya saat memberikan sambutan pada wisuda UNU Lampung tahun 2025 yang disampaikan oleh Kepala Badan Litbang, Yurnalis di kampus UNU Lampung di Lampung Timur, Sabtu (30/8/2025).

Menurut Gubernur Lampung, bangsa Indonesia tidak terkecuali Lampung saat ini sedang menghadapi tantangan besar di era ini, dimana dunia kerja serta dunia usaha menuntut generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing.

"Oleh karenaya, kami mengajak para wisudawan untuk tidak henti-hentinya untuk terus belajar, tidak cepat merasa luas dan terus mengembangjan diri," sebut Rahmat Mirzani Djausal.

Gubernur Lampung juga menilai, ilmu yang diperoleh adalah bekal, tetapi penguasaan keterampilan, kemampuan beradaptasi, serta semangat berkolobarasi adalah kunci sukses dimasa depan

Wisuda tahun ini yang telah dikukuhkan Rektor UNU Lampung, M. Miftahudin S.Ag., M.Sy berjumlah 289 mahasiswa, yang terdiri dari 124 mahasiswa Fakuktas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), 70 dari Fakultas Pertanian Perikanan dan  Peternakan, serta 95 mahasiswa Fakultas Sain dan Teknologi.

Rektor pada kesempatan itu juga mengajak untuk mendoakan para pejuang UNU Lampung, yang telah meninggalkan semua sepertiIsmail Sanjaya, Rektor pertama DR H. M Nasir MPd, serta Bendahara pertama Dra. Hj. Muslihati, M.Pd. Berkat jasa-jasa dan perjuangan keras merekalah UNU Lampung bisa seperti ini.

Sementara itu, Dirjen Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II, Prof. Dr. Ishak Iskandar M.Sc mengatakan, tujuan utama pendidikan bukan sekedar mencetak sarjana, tapi hakekatnya tujuan pendidikan adalah untuk menjadikan peserta didiknya menjadi manusia pembelajar sepanjang hayatnya.

"Jangan sombong pada diri anda, tapi jadikan lingkungan anda sebagai guru anda. Setiap orang yang ditemui adalah guru, dan guru anda tanpa memandang strata sosialnya," kata Prof. Ishak Iskandar.

Menurutnya, buta huruf pada abad 21 bukan saja orang yang tidak bisa membaca dan menulis, tapi orang yang tidak mau belajar, orang yang berhenti belajar, tapi merubah cara belajarnya untuk kembali belajar, jadilah manusia pembelajar sepanjang hidup. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Bro, Pelajaran Apa yang Kau Petik dari...

Para kepala daerah di Lampung punya kesempatan untuk membuktikan...

9297


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved