Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ada 345.600 Liter Minyak Goreng di CV Sinar Laut, Dibagikan 1.000 Dus per Kabupaten/Kota se-Lampung
Lampungpro.co, 23-Feb-2022

Amiruddin Sormin 3369

Share

Tim Gabungan Satgas Pangan saat memeriksa gudang minyak goreng CV Sinar Laut, di Bandar Lampung, Selasa (22/2/2022). LAMPUNGPRO.CO/FEBRI

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Dinas Perdagangan Provinsi Lampung akan mendistribusikan minyak goreng yang ditemukan Tim Gabungan Satgas Pangan  Mabes Polri, Polda Lampung, dan Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Lampung, inspeksi dadakan (Sidak) di gudang CV Sinar Laut, Panjang, Bandar Lampung, Selasa (22/2/2022). Sebanyak 345.600 liter minyak goreng, didistribusikan ke 15 kabupaten/kota se-Lampung.


"Jika administrasi sudah beres, langsung akan didistribusikan ke seluruh Lampung. Kami minta 1.000 dus per kabupaten/kota melalui operasi pasar, sehingga totalnya 15 ribu dus. Sisanya, sekitar 17 ribu dus akan dijual melalui distributor," kata Kepala Disperindag Provinsi Lampung, Elvira Umihani, kepada Lampungpro.co, Rabu (23/2/2022).

KLIK JUGA BERITA INI: Ada 346.400 Liter Minyak Goreng Tertahan di Bandar Lampung, KPPU Bakal Selidiki CV Sinar Laut

Menurut Elvira, CV Sinar Laut tidak bisa menjual minyak goreng mengikuti harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000/liter, karena rugi Rp2 miliar. Sehingga, Kementerian Perdagangan memfasilitasi CV Sinar Laut dengan eksportir yang terkena kebijakan domestic market obligation (DMO) sebesar 20%, untuk membeli minyak goreng tersebut.

Eksportir crude palm oil (CPO) asal luar Lampung tersebut akan membeli minyak goreng tersebut sesuai harga produksi, Kemudian, dibeli kembali oleh CV Sinar Laut dengan harga HET dari eksportir untuk dijual kemablai ke pasaran. "Minyak goreng tersebut tak bergerak dari gudang dan eksportir menghitungnya sebagai DMO ekspor CPO," kata Elvira.

KLIK BERITA SEBELUMNYA; Sidak di Bandar Lampung, Satgas Pangan Temukan 345,6 Ribu Liter Minyak Goreng Ditimbun

Setelah itu beres, baru minyak goreng bisa didistribusikan ke masyarakat. Namun untuk mendistribusikannya, butuh waktu karena harus verifikasi barang dulu. Pihaknya berharap segera dapat menyalurkan minyak tersebut untuk mengatasi kelangkaan. "Segera didistribusikan," kata Elvira (***)

Editor dan Reportase: Amiruddin Sormin

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

15696


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved