BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Politisi Partai Golkar M. Alzier Dianies Thabranie menilai senator asal Lampung selama ini belum memberikan kontribusi nyata. Hal inilah yang melatarbelakangi dirinya mendaftar sebagai calon anggota DPD RI. Selama ini DPD asal Lampung belum berkontribusi, kata Alzier usai dilantik menjadi Rais Syuriah PWNU Lampung di Hotel Marcopolo, Kamis (3/5/2018) malam.
BACA JUGA: PWNU Lampung Dibawah Komando Mukri Resmi Dilantik
Ayah dari anggota DPR RI Dwie Aroem Hadiatie ini menyatakan diri untuk berkontribusi terhadap Lampung maupun Indonesia pada umumnya. Ia tidak ingin DPD RI asal Lampung lemah dalam aspek pemberdayaan. Hasilnya nasib masyarakat Lampung nggak berubah, kata mantan Ketua DPD I Partai Golkar Lampung ini.
Pria yang berdomisili di Way Halim, Bandar Lampung ini sengaja memilih DPD RI agar tidak mudah terkena Pergantian Antar Waktu (PAW). Selain itu, DPD RI dinilai Alzier mampu menyuarakan aspirasi masyarakat secara independen. DPD RI kan bukan dari partai politik, tapi independen, kata dia.
BACA JUGA: Tercatat 91 Juta Warga NU, Mukri: Jangan Ada Ulama Dibully
Saat ini, Alzier pun telah dinyatakan KPU Lampung sebagai salah satu pendaftar DPD RI yang berkasnya diterima. Ia memperoleh dukungan 7.222 suara dengan dibuktikan melalui salinan KTP-El yang diserahkan ke KPU. Sudah lebih dari syarat minimal, tiga ribu suara, kata dia. (SYAHREZA/PRO3)
Berikan Komentar
Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...
17082
Lampung Selatan
3703
Kominfo Lampung
641
Lampung Selatan
2774
12080
28-Mar-2026
3703
26-Mar-2026
641
26-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia