Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Antisipasi Kemarau, BBWS Mesuji - Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Hingga Optimalkan Bendungan
Lampungpro.co, 30-Jul-2026

Febri 276

Share

BBWS Mesuji - Sekampung Saat Salurkan Bantuan Air Bersih | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji - Sekampung, melakukan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi dan menangani dampak kekeringan, akibat musim kemarau yang dipengaruhi fenomena el nino di Lampung.

Upaya tersebut, dilakukan melalui penyaluran bantuan air bersih, pengelolaan bendungan, hingga optimalisasi jaringan irigasi air tanah (JIAT), guna menjaga ketersediaan air bagi masyarakat dan sektor pertanian.

Salah satu langkah yang dilakukan, dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.

Pada Rabu (29/7/2026), Tim BBWS Mesuji - Sekampung menyalurkan bantuan air bersih di Perumahan Bukit Alam Asri, Jalan Raya Suban, Kelurahan Pidada, Panjang, Bandar Lampung.

Ada sekitar 250 kepala keluarga (KK) menerima bantuan, yang disalurkan menggunakan satu unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter. Kehadiran tim BBWS Mesuji Sekampung, disambut antusias oleh warga yang telah menyiapkan berbagai wadah penampungan air.

Sebelumnya, bantuan serupa juga telah disalurkan di sejumlah wilayah terdampak kekeringan, antara lain Desa Rejo Katon dan Desa Rantau Fajar di Kecamatan Raman Utara, Lampung Timur, serta Desa Gunung Sugih, Kedondong, Pesawaran.

Selain itu, BBWS Mesuji Sekampung juga melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian, salah satunya melalui pengoperasian Pintu Floodway Nomor 1 dan Nomor 2 di Bendung Gerak Jabung sejak Kamis (23/7/2026).

Kedua pintu floodway tersebut, dibuka dengan elevasi masing-masing 10 sentimeter, sehingga menghasilkan debit aliran sebesar 23,56 meter kubik perdetik.

Pengaliran air ke bagian hilir Bendung Gerak Jabung menuju Desa Sukapura, Sragi, Lampung Selatan, mampu mengisi Saluran Floodway Pisang, serta mendorong intrusi air laut sehingga berubah menjadi air tawar dengan pH7. Langkah ini memberikan manfaat bagi sekitar 500 hektare areal persawahan.

Upaya lainnya dilakukan melalui pengoperasian sumur-sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Kabupaten Pringsewu dan Lampung Selatan. Di Pringsewu, dua sumur JIAT yang diaktifkan yakni Sumur SBE.36 dan Sumur SBP.109 yang berada di Kecamatan Pardasuka, dengan debit masing-masing 22,11 liter per detik dan 22,63 liter perdetik.

Kedua sumur tersebut, mampu melayani kebutuhan irigasi sekitar 300 hektare lahan pertanian. Sementara di Lampung Selatan, dioperasikan Sumur SBP.175 dan Sumur SBP.93 yang berada di Natar.

Kedua sumur tersebut, memiliki debit masing-masing 29 liter perdetik dan 83,36 liter perdetik, serta mampu melayani sekitar 400 hektare lahan pertanian.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari mengatakan, berbagai langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dalam mengantisipasi dampak kekeringan selama musim kemarau yang dipengaruhi fenomena el nino.

"Sebagai langkah antisipasi yang lebih luas, BBWS Mesuji Sekampung juga telah membentuk Posko Siaga Kekeringan yang siap menerima laporan maupun permintaan bantuan dari masyarakat," kata Elroy Koyari.

Kehadiran posko tersebut, diharapkan dapat mempercepat penanganan dampak kekeringan di berbagai wilayah. Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau informasi terkait penanganan kekeringan, dapat menghubungi Hotline Posko Siaga Kekeringan BBWS Mesuji Sekampung, melalui nomor 0823-7512-3622 atau 0823-7311-4310.

Melalui berbagai upaya tersebut, BBWS Mesuji Sekampung berharap kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, produktivitas pertanian dapat terjaga, serta dampak kekeringan akibat el nino dapat diminimalkan hingga kondisi cuaca kembali normal. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved