Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Arab Saudi Prioritaskan Jemaah Indonesia Tunaikan Haji dan Umrah, ini Langkah Kemenag
Lampungpro.co, 23-Nov-2021

Amiruddin Sormin 1963

Share

Pertemuan antara Menag Yaqut (kanan) dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Taufig F. Alrabiah, Senin (22/11/2021). LAMPUNGPRO.CO/KEMENAG

JAKARTA (Lampungpro.co): Indonesia menjadi negara prioritas untuk bisa menunaikan ibadah haji dan umrah di Tanah Suci Mekah, Arab Saudi. Hal ini disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas usai bertemu otoritas haji dan umrah Arab Saudi di Mekah, Senin (22/11/2021).


Pada pertemuan antara Menag Yaqut dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Taufig F. Alrabiah, dibicarakan mengenai posisi Indonesia bila penyelenggaraan haji dan umrah kembali dibuka. "Alhamdulillah, hari ini saya bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Taufig F. Alrabiah di Mekah. Menteri Taufig mengatakan bahwa Indonesia adalah prioritas dalam masalah haji dan umrah," ujar Menag dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (22/11/2021) dikutip Suara.com (jaringan media Lampungpro.co), dari Antara. 

Yaqut mengatakan hasil pertemuan dengan Menteri Haji Saudi cukup progresif dan efektif. Hal itu tidak terlepas dari diskusi awal yang dilakukan Wakil Menteri Haji Saudi dengan tim Kementerian Agama yang dikomandoi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Staf Khusus Menteri Agama, dan tim Konsul Haji Jeddah.

Selepas pertemuan itu, Kementerian Agama akan menyusun skenario dan timeline pemberangkatan jamaah umrah. Penerapan protokol kesehatan akan menjadi aspek paling penting dalam pengaturan penyelenggaraan umrah. Rumusan itu selanjutnya akan disampaikan kepada Kementerian Haji Saudi untuk dipelajari dan menjadi pertimbangan membuka pintu umrah bagi Indonesia.

"Kita berharap semoga persiapan lanjutan, baik di Saudi maupun Tanah Air bisa segera selesai, sehingga penyelenggaraan umrah bisa segera dibuka," kata dia.

Ia berharap selepas pertemuan ini, jamaah asal Indonesia bisa segera melepas kerinduannya untuk menunaikan ibadah umrah. "Kita sangat berharap semoga hal itu tidak lama lagi," kata Menag.

Selain membahas penyelenggaraan umrah, pertemuan dua menteri ini juga mendiskusikan upaya peningkatan kerja sama bilateral dalam bidang haji dan umrah. "Kami memiliki visi yang sama dalam meningkatkan kerja sama seperti di bidang manasik haji atau penyuluhan secara terpadu, tandasnya. 

Ikut hadir dalam pertemuan ini, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto, Sekjen Kemenag Nizar, Dirjen PHU Kemenag Hilman Latif, Konjen RI Jeddah Eko Hartono, Konsul Haji, dan Kuasa Usaha ad interim KBRI Riyadh Arief Hidayat. (***)

Editor: Amiruddin Sormin

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16102


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved