Rachmat Djati menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap pelaku penyebar hoaks dan ujaran kebencian. Ia menjelaskan, buzzer sering digunakan untuk kepentingan politik dan ekonomi dengan cara-cara manipulatif.
Sementara itu, Mayor Arif Affuan membedakan antara buzzer organik dan buzzer bayaran yang bekerja secara terstruktur. Menurutnya, buzzer bayaran dapat menjadi mesin propaganda yang membahayakan persatuan bangsa.
Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, pelajar, dan organisasi kepemudaan di Tulang Bawang. Diskusi berlangsung interaktif dengan fokus pada strategi konkret menghadapi tantangan era digital. (***)
Laporan: Nafian Faiz
Editor: Amiruddin Sormin
Berikan Komentar
Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...
10631
Lampung Timur
618
Kominfo Lampung
550
Kominfo Lampung
527
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia