Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Bangkitkan Nasionalisme, Mahasiswa Teknokrat Belajar Bela Negara di Markas Marinir Piabung Pesawaran
Lampungpro.co, 26-Nov-2019

Heflan Rekanza 882

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Brigade Infanteri (Brigif) 4 Marinir/BS bersama mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), melaksanakan latihan bela negara untuk mempersatukan antara TNI dan para pelajar dengan tujuan membangkitkan rasa nasionalisme pada para pelajar. Kegiatan latihan bela negara ini, digelar di Markas Brigif 4 Marinir/BS yang berada di Piabung Pesawaran, yang dihadiri langsung oleh Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf Taufik Hanafi dan Komandan Lanal Lampung Letkol Mar Amrul Adriansyah, Sabtu (23/11/2019).

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Muhammad Nasrullah Yusuf mengatakan, pendidikan bela negara dasar yang diajarkan kepada para mahasiswanya ini agar para mahasiswa mengetahui bagaimana situasi negara dan strategi menjaga negara dari berbagai macam ancaman. "Ini adalah salah satu bentuk latihan bela diri yang paling dasar. Pelajar diberi kesempatan untuk mengenal dan menggunakan senjata. Ini merupakan pengalaman berharga bagi mereka karena ini tidak diberikan di bangku kuliah," kata dia.

Nasrullah berharap dengan adanya program pendidikan bela negara ini, mahasiswa merasa senang dan secara bertahap akan memunculkan jiwa nasionalisme untuk negara Indonesia. "Saya harap jiwa nasionalisme ini akan muncul kembali lewat pendekatan pendidikan bela negara. Di tempat ini, para siswa bisa tahu bagaimana kehidupan tentara dan cara membicarakan negara. Saya apresiasi dan terimakasih pada Brigif 4 Marinir," ucap dia.

Sementara itu, Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel Mars Ahmad Fajar mengungkapkan TNI sebagai komponen pokok mahasiswa akan terus mempersatukan antara pelajar dan TNI agar terus menambah kekuatan TNI dalam mendukung keamanan pertahanan NKRI. "Pada dasarnya agar tetap kuat, TNI harus tetap ditopang, oleh komponen cadangan dalam hal ini adalah mahasiswa agar tetap kuat. Dalam posisi negara, mahasiswa mesti paham antara posisi. Mereka selaku kelompok intelektual harus bisa memberikan masukan yang membangun," ungkap dia.

Agenda tersebut dilakukan dengan memperkenalkan siswa berupa persenjataan dan perlengkapan yang disesuaikan. Selain itu siswa juga dapat mencoba cara memanah yang baik dan benar. (FEBRI/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved