Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

FLIGHT Bersama BKSDA dan Balai Karantina Catat Lebih dari 14 Ribu Burung Liar Diselamatkan di Lampung di 2025
Lampungpro.co, 14-Apr-2026

Febri 313

Share

Lembaga FLIGHT Bersama BKSDA Lampung dan Balai Karantina Lampung | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Lembaga FLIGHT bersama BKSDA Lampung dan Balai Karantina Lampung mencatat, lebih dari 14 ribu burung berhasil diselamatkan dari perdagangan ilegal satwa liar di wilayah Lampung sepanjang tahun 2025.

Burung-burung ini, riselamatkan petugas saat akan diselundupkan menuju Pulau Jawa. Sebagian burung disita di Pelabuhan Bakauheni, dan sebagian lagi berhasil dicegat di Jalan Tol Terbanggi - Bakauheni saat akan menuju Pelabuhan Bakauheni.

Burung-burung sitaan yang bertahan telah dilepasliarkan ke alam liar, salah satunya ke Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman seluas lebih dari 22 ribu hektar.

Direktur Eksekutif FLIGHT, Marison Guciano mengatakan, masifnya skala perdagangan ilegal burung Sumatera, lebih disebabkan kepada tinggi nya permintaan pasar di Pualu Jawa.

"FLIGHT mencatat ada lebih dari 11 ribu toko burung, dan 125 pasar burung di Pulau Jawa, yang terus menuntut pasokan, terutama burung burung Sumatera," kata Marison Guciano saat diskusi media dan pembukaan cafe hutan Tahura di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Lampung, Selasa (14/4/2026).

Menurut Marison, upaya penyitaan tersebut harus dibarengi dengan upaya penyadar tahuan masyarakat, terkait kehadiran burung di alam sangat penting bagi ekosistem.

Permintaan burung yang tinggi di Pulau Jawa, dikaitkan dengan salah satu dari lima unsur filosofi kesempurnaan pria Jawa, yaitu Kukilo yang berarti burung sebagai simbol hobi atau kesenangan. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved