Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Bantu Pemulihan Ekonomi UMKM, Dosen IIB Darmajaya Sampaikan Konsep Digital Payment
Lampungpro.co, 14-Sep-2020

Febri 597

Share

Dosen IIB Darmajaya Saat Menyampaikan Konsep Digital Payment Lewat Virtual | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co):
Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menyampaikan konsep digital paymen untuk terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Lampung, untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN) di tengah wabah pandemi Covid-19. Hal ini terungkap dalam seminar daring Digital Economy #RTIK Berkreasi yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika, Relawan TIK, Siberkreasi, dan IIB Darmajaya melalui zoom meeting dengan topik Pengembangan Digital Economy di Provinsi Lampung, Sabtu, (12/09/2020).

Ketua RTIK Indonesia Fajar Eri Dianto mengatakan, pemerintah saat ini sedang berupaya melakukan PEN atas wabah pandemi Covid-19 yang masih terjadi. Untuk mendukung langkah tersebut, terdapat kebijakan yang sudah dilakukan dengan percepatan reformasi ekonomi Indonesia dan pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Pemerintah juga menyiapkan infrastruktur internet, meningkatkan aktivitas bisnis online masyarakat, dan yang terpenting melakukan peningkatan UMKM. Skema ini untuk membantu UMKM agar tetap bertahan," kata Fajar Eri Dianto saat bertindak sebagai pembicara

Adanya stimulus, relaksasi, dan restrukturisasi kredit bisa membebaskan pajak penghasilan selama enam bulan dan lainnya. UMKM juga tidak lagi menawarkan produknya secara manual dalam suasana wabah pandemi ini. UMKM dapat menjual produknya melalui marketplace, maupun platform media sosial seperti facebook dan instagram.

"Pembayaran juga dapat dilakukan non tunai, dengan memanfaatkan teknologi melalui QR Code. Sehingga transaksi bisa menjadi cepat dan efisien. Tiap UMKM juga dapat mendaftarkan diri untuk mendapatkan QR Code, dalam menunjang metode pembayarannya. Dengan syarat divalidasi oleh Bank Indonesia, untuk diberikan QR Code unik yang tidak akan sama setiap UMKM, ujar Fajar.

Sementara itu, Dosen IIB Darmajaya M. Said Hasibuan mengungkapkan, digital payment ini juga dapat dilakukan untuk UMKM di Provinsi Lampung. Saat ini Tulang Bawang sedang membangun smart village, yang didalamnya juga terdapat ekosistem UMKM dalam mendukung transaksi digital.

"Berdasarkan data Bank Indonesia, tahun 2019 jumlah uang elektronik yang beredar mengalami peningkatan. Platform digital sangat menunjang dalam mendukung perekonomian dalam masa pandemi ini. Karena dengan digital payment, setiap individu dapat bertransaksi apa saja, ungkap M. Said Hasibuan.

Doktor lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) ini, juga menampilkan video bagaimana Amazon memberikan kemudahan pengguna dalam melakukan transaksi. Karena dengan menggunakan QR Code, pengguna dapat melakukan transaksi lebih cepat dan mudah. Semua juga akan terekam dengan baik menjadi pemasukan daerah. (RLS/PRO3)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17435


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved