Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Besok Malam Gerhana Bulan Sebagian Bisa Diamati di Lampung dari Awal hingga Akhir
Lampungpro.co, 28-Oct-2023

Amiruddin Sormin 5596

Share

Ilustrasi Gerhana Bulan (Unplash)

JAKARTA (Lampungpro.co): Fenomena gerhana bulan kembali terjadi pada penghujung bulan Oktober 2023 ini, yakni Gerhana Bulan Sebagian, Minggu (29/10/2023). Gerhana ini dipastikan bisa diamati oleh sebagian wilayah Indonesia.

Sebelumnya, gerhana matahari hibrid pada 20 April hanya terlihat di jalur sempit di sekitar Indonesia dan Australia. Gerhana matahari sebagian baru-baru ini pada 14 Oktober dibatasi untuk pengamat di Amerika Utara dan Amerika Selatan.

Fenomena gerhana bulan sebagian yang akan terlihat di Inggris, Irlandia, dan daratan Eropa pada 29 Oktober 2023. Gerhana bulan parsial pada l 29 Oktober juga akan terlihat di sebagian besar Afrika, Timur Tengah, dan Asia.

Namun, itu hanya akan terlihat di Amerika bagian timur saat Bulan Terbit, dan di Australia bagian barat saat Bulan Terbenam. Gerhana bulan terjadi saat Bumi melintas di antara Matahari dan Bulan, sehingga menghalangi sinar matahari yang masuk ke permukaan bulan.

Hal ini menyebabkan penggelapan dan perubahan warna pada permukaan Bulan. Sinar matahari apa pun yang melewati Bumi dan mengenai permukaan bulan akan dibiaskan oleh atmosfer planet kita.

Hal ini menyebabkan warna merah berkarat yang terlihat saat gerhana bulan total. Pada 2023, terjadi empat kali gerhana, yaitu dua kali gerhana Matahari dan dua kali gerhana Bulan. Rinciannya adalah sebagai berikut:

Gerhana Matahari Hibrid (GMH) 20 April 2023 yang dapat diamati dari Indonesia Gerhana Bulan Penumbra (GBP) 5-6 Mei 2023 yang dapat diamati dari Indonesia

Gerhana Matahari Cincin (GMC) 14 Oktober 2023 yang tidak dapat diamati dari Indonesia. Gerhana Bulan Sebagian (GBS) 29 Oktober 2023 yang dapat diamati dari Indonesia.

Wilayah Pengamatan Gerhana Bulan Sebagian 

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), ada pun pengamat yang berada di timur, yaitu di Papua, sebagian besar Papua Barat, dan sebagian Maluku akan mendapati Gerhana Bulan dari awal hingga Bulan terbenam saat fase Gerhana Bulan Sebagian sedang berlangsung.

Pengamat yang berada di sebagian kecil Papua Barat, sebagian Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, NTT, NTB, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan sebagian Jawa Barat akan dapat mendapati Gerhana Bulan dari awal hingga Bulan terbenam saat fase Gerhana Bulan Penumbra sedang berlangsung.

Sementara itu pengamat yang berada di barat, yaitu di sebagian Kalimantan Barat, Sebagian Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Aceh akan dapat mengamati Gerhana Bulan dari awal hingga gerhana berakhir.

Menariknya, menurut halaman resmi BMKG kalau fenomena alam Gerhana Bulan 29 Oktober 2023 bisa diamati dari wilayah Indonesia. Fenomena alam ini adalah gerhana yang keempat terjadi sepanjang 2023. Dan merupakan Gerhana Bulan Sebagian (GBS) yang terjadi pada Minggu (29/10/2023).

"Gerhana Bulan Sebagian (GBS) 29 Oktober 2023 yang dapat diamati dari Indonesia," tulis BMKG dalam situs resminya seperti dikutip Suara.com (jaringan media Lampungpro.co), Sabtu (28/10/2023).

Namun kapan Gerhana Bulan 29 Oktober 2023 terjadi dan bisa diamati dari wilayah Indonesia nanti? Berikut ini jadwal Gerhana Bulan 29 Oktober 2023 di Indonesia.

Gerhana Mulai (P1)




WIT: 03.00.00

Gerhana Sebagian Mulai (UI)




WIT: 04.34.37

Puncak Gerhana




WIT: 05.14.05

Gerhana Sebagian Akhir (U4)




WIT: 05.53.34

Gerhana Berakhir (P4)




WIT: 07.28.10

Apa Itu Gerhana Bulan?

Gerhana Bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Apa Itu Gerhana Bulan Sebagian

Gerhana Bulan Sebagian terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi sejajar. Hal ini membuat sebagian piringan Bulan masuk ke umbra Bumi. Akibatnya, saat puncak gerhana terjadi, Bulan akan terlihat berwarna gelap sedikit kemerahan di bagian yang terkena umbra Bumi tersebut. (***)

Editor Amiruddin Sormin, Kontributor: Pasha Aiga Wilkins

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16639


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved