Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

BESTARI SAINTEK Polinela Ubah Keong Mas Jadi Inovasi Pakan Perikanan
Lampungpro.co, 28-Jul-2026

Sandy 241

Share

Tim BESTARI SAINTEK Polinela saat audiensi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung | LAMPUNGPRO.CO/Ist

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Tim BESTARI SAINTEK Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus mendorong hilirisasi hasil riset melalui kolaborasi dengan kelompok tani dan pemerintah daerah.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat implementasi teknologi hormon sintetik berbasis ekstrak keong mas dalam mendukung industri pembenihan ikan nila yang lebih produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi bersama Kelompok Tani Puji Santoso di Pekon Puji Harjo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, pada 11 Juli 2026, serta audiensi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung pada 21 Juli 2026.

Kedua agenda itu merupakan bagian dari program riset bertajuk "Implementasi Hormon Sintetik Berbasis Ekstrak Keong Mas dengan Pendekatan Living Lab untuk Mendukung Industri Pembenihan Ikan Nila."

Ketua Tim BESTARI SAINTEK Polinela, Dr. Nuning Mahmudah Noor, menjelaskan, pendekatan living lab dipilih agar inovasi yang dikembangkan di kampus dapat langsung diuji dan diterapkan bersama masyarakat.

Melalui sosialisasi tersebut, tim memberikan pemahaman kepada anggota Kelompok Tani Puji Santoso mengenai tujuan program, tahapan pelaksanaan, hingga peran kelompok tani sebagai mitra utama dalam implementasi teknologi.

Dalam kesempatan itu, tim juga memperkenalkan potensi pemanfaatan keong mas sebagai bahan baku ekstrak untuk pembuatan pakan fungsional ikan nila. Inovasi tersebut diharapkan mampu memberikan solusi bagi dua sektor sekaligus, yakni mengurangi populasi hama keong mas di lahan pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila.

Sebagai mitra living lab, Kelompok Tani Puji Santoso menyatakan kesiapannya menyediakan lahan sebagai lokasi demonstration plot (demplot). Lahan tersebut nantinya menjadi tempat implementasi teknologi, pengamatan, evaluasi, hingga pembelajaran bagi petani dan masyarakat sekitar.

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
ASN Disuruh Absen Pagi dan Sore. Lalu,...

Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...

6714


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved