TULANGBAWANG (Lampungpro.com): Badan Usaha Milik Antarkampung (Bumakam) yang bernaung dalam PT Tulangbawang Maju Bersama (TBM) telah memiliki aset sebesar Rp2,3 miliar. Aset itu bersumber dari 47 kampung. Bumakam bergerak untuk meningkatkan pembangunan dan penguatan ekonomi kerakyatan masyarakat. Sehingga, terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Direktur utama Bumakam PT Tulangbawang Maju Bersama Eko Suprayitno mengatakan pendirian Bumakam adalah meyelaraskan program dari pemerintah pusat, dalam mengelola dana desa untuk menopang ekonomi kreatif, kemandirian, dan penguatan ekonomoni kerakyatan.
Eko menambahkan, aset Bumakam berasal dari 47 kampung dari Kecamatan Banjaragung, Banjarbaru dan Banjarmargo. Masing-masing kampung menamam saham sebesar Rp50 juta. Ditambah aset perseorang sebesar Rp150 juta. "Bumakam punya aset Rp2,5 miliar. Dana itu dikelola secara maksimal untuk kepentingan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Eko Suprayitno, Selasa (7/3/2017).
Selama berjalan, kata dia, Bumakam mengembangkan usaha di bidang suplayer material seperti semen, pasir, batu, dan material lainnya. Kemudian pinjaman kelompok masyarakat dan kelompok ekonomi kreatif. "Bagi hasil dari saham yang ditanam oleh kampung akan mendapatkan keuntungan secara merata dan adil," kata dia. (PRAM/PRO2).
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
17509
878
06-Apr-2025
503
06-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia