KOTA AGUNG (Lampungpro.co): Tanaman langka bunga Raflesia (Rafflesia sp.) kini tengah bermekaran di Hutan Lindung Pematang Arahan Register 31, Kota Agung Utara, Kabupaten Tanggamus. Sebuah tim relawan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, berhasil mengabadikan tanaman langka tersebut ketika mekar, pada Jumat (16/10/2020).
Menurut Budi Satria, anggota tim relawan, di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) ada beberapa titik ditemukan bunga Rafflesia. "Kami mengidentifikasi ada tiga titik tempat tumbuh bunga Raflesia di Hutan Lindung Register 31 Pematang Arahan Kabupaten Tanggamus. Namun yang mekar baru di satu titik. Pada titik ini sudah mekar juga dua minggu yang lalu dan saat ini sudah layu," kata Budi Satria, kepada Lampungpro.co, Senin (19/10/2020).
Menurut Budi, bunga raflesia yang terpampang di foto berita ini, mekar pada Jumat (16/10/2020). "Kami ke lokasi hari Minggu tanggal 18 Oktober 2020. Jadi, kalau sekarang kemungkinan sudah layu. Di titik ini ada sekitar tujuh calon mekar bunga Raflesia yang akan mekar dalam waktu dekat atau sekitar dua bulan lagi. Jadi kami beruntung bisa melihat langsung. Bunga raflesia ini sumber dari keanekaragaman hayati merupakan aset yang harus dilindungi, dijaga, dan dilestarikan," kata Budi.
Secara geografis wilayah tumbuh bunga Raffesia ini masuk wilayah kerja Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Model Kotaagung Utara, Kabupaten Tanggamus. Berdasarkan hasil pengamatan langsung dan wawancara dengan masyarakat yang bermukim di dalam dan di sekitar kawasan KPHL Model Kota Agung Utara, di dalam kawasan tersebut masih sering ditemukan beberapa spesies tumbuhan yang dapat dikategorikan langka, dengan pengertian bahwa di dalam areal tersebut saat ini jarang ditemui.

Bunga Raffesia saat mekar di Register 31 Tangggamus, Minggu (18/10/2020). LAMPUNGPRO.CO/BUDI SATRIA
Kawasan KPHL Model Kotaagung Utara sebelumnya ditumbuhi hutan hujan tropika yang relatif sama dengan spesies tumbuhan di TNBBS yang merupakan habitat bagi jenis-jenis tumbuhan berbunga unik, langka, dan masih ada dalam proses evolusi yaitu bunga Rafflesia dan dua buah jenis bunga bangkai masing-masing Amorphophallus titanum dan Amorphophallus deculsivae. Amorphophallus titanium, disebut juga bunga bangkai jangkung tingginya dapat mencapai 2 meter.
Tumbuhan lain yang menjadi ciri khas TNBBS adalah anggrek raksasa/tebu (Grammatophylum speciosum). Berdasarkan hasil terdapat sebanyak 157 jenis tumbuhan di TNBBS dapat digunakan sebagai tanaman obat, seperti pasak bumi (Eurycoma longifolia) dan pulai (Alstonia scholaris). Di TNBBS ini juga merupakan habitat bagi jenis-jenis tumbuhan endemik dilindungi dan langka yaitu bunga Rafflesia, bunga bangkai Amorphophallus titanum, dan A. Deculsilvae. (PRO1)
Berikan Komentar
Di tengah jalan rusak, banjir, dan berbagai keluhan warga,...
7673
Olahraga
509
DPRDPROV
644
179
23-Jun-2026
509
22-Jun-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia