Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ketua Komisi II DPRD Lampung Dukung Pengelolaan Sampah Terintegrasi Menuju Energi Bersih dan Ekonomi Hijau
Lampungpro.co, 22-Jun-2026

Febri 234

Share

Ketua Komisi II DPRD Lampung Ahmad Basuki | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, dalam mendorong pengelolaan sampah terintegrasi berbasis energi bersih, mendapat dukungan dari berbagai pihak, sebagai langkah strategis menuju pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi hijau di daerah.

Lampung sendiri, ditetapkan sebagai salah satu pilot project nasional dalam pengelolaan sampah terintegrasi dan pengembangan energi bersih. Program ini, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama mitra industri energi hijau, sebagai bentuk komitmen menghadirkan solusi pengelolaan lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan energi daerah.

Ketua Komisi II DPRD Lampung Ahmad Basuki mengatakan, langkah tersebut merupakan terobosan yang patut diapresiasi karena mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi berbasis lingkungan.

"Pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai persoalan semata, tapi dapat menjadi sumber energi dan peluang ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. DPRD Lampung mendukung hadirnya inovasi dan investasi yang berpihak pada pembangunan berkelanjutan," kata Ahmad Basuki dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).

Menurut Basuki, penerapan teknologi pengolahan sampah modern seperti waste to energy, produksi biomassa, hingga pengembangan energi baru terbarukan, yang menjadi langkah penting dalam mempercepat transformasi pembangunan hijau di Lampung.

Pada tahap awal, investasi disiapkan untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah plastik dengan kapasitas 15.000 ton pertahun dan berpotensi dikembangkan hingga 200.000 ton pertahun.

Program tersebut, diharapkan dapat menekan volume sampah, membuka lapangan kerja baru, serta menghasilkan produk bernilai ekonomi seperti RDF, minyak pirolisis, dan potensi kredit karbon.

DPRD Lampung menegaskan komitmennya, untuk terus mendukung kebijakan yang mendorong sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, agar pengelolaan sampah berbasis energi dapat berjalan optimal, serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved