LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.com): Di hadapan enam ribuan santri, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim memberi wejangan menjelang pesta politik agar semua elemen masyarakat tetap bisa menjaga persaudaraan meskipun ada perbedaan. Hal tersebut disampaikan Bupati Lampung Timur saat memberi sambutan dalam kegiatan Houl dan Imtihan Santri di Pondok Pesantren Darussalamah, Desa Brajadewa, Kecamatan Wayjepara, Lampung Timur, Sabtu (30/12/2017) malam.
Seperti yang pernah disampaikan Gus Dur, ujar Chusnunia Chalim, bahwa tidak ada yang penting dari politik, tidak ada yang penting dari kekuasaan, kecuali menjadi penting politik atau kekuasaan kalau ada kaitannya dengan kemanusian dan kemanfaatan. Artinya, biarkan orang berebut kekuasaan, namun masyarakat jangan ribut apalagi hingga sampai membawa isu SARA hanya karena politik, kata Nunik, panggilan akrab Chusnunia Chalim.
Menurut dia, dalam perang politik untuk berebut kekuasaan itu sudah biasa terjadi perbedaan pendapat, namun persaudaraan antarumat, antarmasyarakat harus tetap terjaga. Dan semua tidak lepas dari alim ulama beserta para santri untuk merekatkan umat. Di lain soal, Nunik memamerkan kondisi jalan menuju Pondok Pesantren Darussalamah yang kondisinya sudah mulus untuk dilintasi. Jika Imtihan tahun kemarin jalan dari jalan raya menuju pondok sangat buruk dan Alhamdulillah sekarang sudah bagus, kata Bupati perempuan pertama di Lampung itu. (SUSANTO/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16071
EKBIS
8675
Bandar Lampung
6037
287
03-Apr-2025
330
03-Apr-2025
446
03-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia