Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Di Tengah Terpaan Skandal Manipulasi, Toyota Tetap Jadi Produsen Mobil Terlaris
Lampungpro.co, 30-Jan-2024

Amiruddin Sormin 1248

Share

Ilustrasi logo Toyota. (Shutterstock)

JAKARTA (Lampungpro.co): Toyota Motor berhasil mempertahankan posisi sebagai produsen mobil terlaris di dunia dengan total penjualan 11,2 juta unit sepanjang 2023. Toyota melaporkan lonjakan penjualan grup global sebesar 7,2% pada tahun lalu, termasuk unit truk Hino Motors dan Daihatsu, dibantu rekor penjualan di luar Jepang sebesar 8,9 juta kendaraan.

Hal ini tentu menjadi sedikit angin segar bagi Toyota di tengah sejumlah kasus yang menerpa nama besar perusahaan dalam beberapa bulan terakhir. Khusus Toyota dan Lexus, mencapai rekor 10,3 juta kendaraan pada 2023.

Seperti dilansir Suara.com (jaringan media Lampungpro.co) dari The Economic Times, Selasa (30/1/2024), menyebutkan penjualan kendaraan hybrid Toyota mencapai sepertiga dari total penjualan. Sedangkan mobil listrik menyumbang kurang dari 1% dari total penjualan.

Di tengah pencapaian positif Toyota sepanjang tahun lalu, perusahaan berkali-kali diterpa kabar tak sedap sejak akhir tahun lalu. Seperti diketahui, Daihatsu yang merupakan anak perusahaan Toyota yang terbukti melakukan penyimpangan prosedur pengujian pada akhir tahun lalu.

Alhasil Daihatsu dan Toyota harus menyetop pengiriman mobilnya di Jepang dan di berbagai negara. Daihatsu mengumumkan terkait adanya penyimpangan prosedur untuk proses sertifikasi uji tabrak pada model Daihatsu Rocky Hybrid dan Toyota Raize hybrid.

Terbaru, Toyota Industries Corporation (TICO) yang bertugas mengembangkan mesin diesel Toyota melaporkan kepada Toyota Motor Corporation (TMC), bahwa mereka menerima laporan dari komite investigasi khusus yang menemukan kejanggalan pada hasil uji sertifikasi. Penyelidikan menemukan bahwa kejanggalan terjadi selama proses pengujian horse power sejumlah model produksi Toyota yang menggunakan mesin diesel.

Selama pengujian sertifikasi, kinerja output dari horse power mesin diukur menggunakan ECU dengan perangkat lunak yang berbeda dari yang digunakan untuk produksi massal. Dengan demikian hasil yang dikeluarkan lebih baik dari yang seharusnya. Tercatat ada sepuluh model kendaraan menggunakan mesin yang terkena dampak secara global, termasuk enam di Jepang.

Kesepuluh model tersebut adalah Land Cruiser Prado, Hiace, Hilux, dan Fortuner yang menggunakan kode mesin 1GD. Selain itu, ada juga model Hilux dan Innova yang menggunakan kode mesin 2GD. Sedangkan dua model lainnya adalah Land Cruiser 300 dan Lexus LX500 yang menggunakan kode mesin F33A. (***)

Editor:

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Sepak Bola, Cara Hebat Pemimpin Menghibur Rakyat

Boleh saja menghujat kita dijajah Belanda selama 350 tahun....

291


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved