Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Diskusi Bareng Stakeholder Terkait, KAI Tanjungkarang Upayakan Keamanan dan Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Lampungpro.co, 21-Sep-2023

Febri 1754

Share

FGD Keamanan dan Keselamatan di Perlintasan Sebidang KAI Bareng Dishub dan Stakeholder Terkait | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): PT KAI Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung, menggelar diskusi bersama pihak terkait, untuk membahas dan mempersatukan persepsi terkait keamanan dan keselamatan di perlintasan sebidang kereta api di Hotel Sheraton Lampung, Kamis (21/9/2023).

Ekseutive Vice President (EVP) PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Januri mengatakan, masih tingginya tingkat kecelakaan di jalur kereta api, baik di perlintasan sebidang maupun daerah jalur rel, menjadi masalah yang harus diperhatikan oleh semua stakeholder perkeretaapian.

Hingga pertengahan September 2023, telah terjadi 29 insiden antara kereta api dengan kendaraan bermotor dan pejalan kaki di wilayah Divre IV Tanjungkarang. Ada pun rinciannya, 16 kali kejadian dengan kendaraan bermotor di perlintasan sebidang, dan 13 kali kejadian dengan pejalan kaki di jalur kereta api.

"Scara data dibandingkan dengan tahun lalu, terjadi penurunan kejadian atau insiden di perlintasan sebidang. Data tahun 2022, terjadi 50 insiden, 27 insiden antara kereta api dengan kendaraan bermotor, dan 23 insiden antara kereta api dengan pejalan kaki," kata Januri.

Dari data-data tersebut, menurut Januri semuanya tidak bisa tinggal diam, harus ada kesepahaman bersama mengenai keselamatan semuanya. Kegiatan diskusi ini, merupakan salah satu upaya dari stakeholder pemangku kepentingan, demi meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

"Ini juga untuk menyamakan persepsi dan memperjelas kewenangan terkait pengelolaan perlintasan sebidang. Keselamatan dan keamanan bukan hanya untuk pengguna jalan raya, tetapi juga untuk keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api," ujar Januri.

Januri menyebut, posisi perlintasan sebidang sangat vital terhadap operasional kereta api, karena kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang tidak hanya mengganggu perjalanan kereta yang terlibat kecelakaan, tetapi juga kereta lainnya yang melewati jalur tersebut.

"Hingga kini, jumlah perlintasan sebidang tercatat ada 39 perlintasan yang dijaga dan 172 perlintasan tidak dijaga. Sedangkan perlintasan tidak sebidang baik berupa flyover maupun underpass berjumlah 17 perlintasan," sebut Januri.

Pada 2020 hingga September 2023, KAI sudah menutup 17 perlintasan sebidang dengan tujuan untuk normalisasi jalur kereta api dan peningkatan keselamatan perjalanan kereta api.

KAI berharap, dengan diskusi tersebut, segala permasalahan terkait perlintasan sebidang dapat segera diatasi dan keberadaan perlintasan sebidang dapat segera disolusikan, melalui langkah nyata dari berbagai pihak terkait.

Hal itu dilakukan, untuk keselamatan para pengendara dan perjalanan kereta api serta kepedulian para pengguna jalan yang harus ditingkatkan, agar angka kecelakaan di perlintasan sebidang dapat ditekan semaksimal mungkin. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16449


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved