Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Diskusi Lingkungan, Rycko Giatkan Gotong Royong Kebersihan, Yusuf Kohar Bikin Festival Bersih Laut, Dedy Giatkan Sanitasi
Lampungpro.co, 05-Nov-2020

Febri 742

Share

Tiga Paslon Bandar Lampung Saat Diskusi Lingkungan Bersama Walhi | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Provinsi Lampung melaksanakan diskusi publik bersama para pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung, yang mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bandar Lampung tahun 2020 di Woodstairs Cafe Bandar Lampung, Kamis (5/11/2020). Dalam diskusi ini, mengangkat tema tentang 'Masa Depan Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung yang Berkelanjutan.'

Menyikapi masalah lingkungan hidup di Bandar Lampung ini, calon nomor urut 1 Rycko Menoza akan menggalakkan program gotong royong kebersihan ditingkat lingkungan RT dan menggerakkan pola hidup masyarakat yang bersih. Program ini nantinya akan disinergikan dengan kegiatan perlombaan kebersihan lingkungan, bagi lingkungannya yang bersih akan mendapatkan reward dan penghargaan.

"Ini salah satu upaya masyarakat, harus sadar dimulai dari manusianya terlebih dahulu. Masyarakat yang tinggal di kawasan sungai ini bisa dirubah. Drainase disisi jalan, akan ditata agar tidak merusak jalan raya. Pembangunan perumahan harus ada aturannya minimal 20 persen harus ada ruang terbuka hijau (RTH)," kata Rycko Menoza.

Sementara pasangan nomor urut 2 M. Yusuf Kohar menyebut, nantinya akan dibentuk acara berupa Festival Bersih Laut Telukbetung di Bandar Lampung. Dalam setiap pembangunan di Bandar Lampung, harus berbasis ramah lingkungan.

"Membangun infrastruktur yang baik berupa saluran air dan menampung syarat, kemudian ada penghijauan dan lainnya. Fungsi pemerintah harus bersih dalam segala hal, karena sudah saatnya dilakukan normalisasi saluran sungai dan saluran air," ujar Yusuf Kohar.

Sementara pasangan nomor urut 3 yang diwakili Dedy Amarullah nantinya akan melakukan upaya upaya dalam penertiban penataan lahan. Kemudian RTH yang keberadaannya masih miris meski tiap perizinan harus ada RTH, tapi pembangunannya karena klaster terbatas harus dibenahi. Terkait sampah harus dilakukan pengendalian, nantinya semua penataan lingkungan akan berkoordinasi secara baik, untuk pembangunan kota berwawasan lingkungan.

"Terkait RTH nanti akan ditingkatkan, begitu juga program sanitasi massal berwawasan lingkungan secara baik dan sehat. Bandar Lampung ini daerah rendah, ini akan dibuat aturan baku yang bisa menuntun agar masyarakat tertib hukum dan terwujud pemerintahan yang baik," jelas Dedy Amarullah. (PRO3)


Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16431


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved