Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Dosen Polinela Jembatani Kolaborasi PHRI dan BPJPH, Dorong Sertifikasi Halal Industri Hospitality
Lampungpro.co, 03-Sep-2026

Sandy 145

Share

Polinela bersama BPD PHRI dan BPJPH Lampung dalam peningkatan pelaku usaha dalam sertifikasi halal | LAMPUNGPRO.CO/@Humas

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus memperkuat peran pendidikan vokasi dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri. Komitmen tersebut terlihat dari keterlibatan dosen Polinela dalam pertemuan Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Lampung bersama Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Lampung di Hotel Azana Lampung, Rabu (2/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara regulator dan pelaku industri perhotelan, restoran, serta jasa boga untuk memperkuat penerapan jaminan produk halal di Provinsi Lampung.

Salah satu pembahasan utama adalah peluang kerja sama dan peningkatan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal. Selain sebagai bentuk pemenuhan ketentuan, sertifikasi halal juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan, tata kelola usaha, serta kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan industri hospitality.

Penerapan jaminan produk halal di sektor perhotelan dan restoran mencakup berbagai aspek operasional. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan dan penyajian makanan, pengelolaan dapur, hingga penerapan standar operasional yang menjamin kepastian kehalalan produk.

Karena itu, koordinasi antara pemerintah dan pelaku usaha dinilai penting agar kebijakan jaminan produk halal dapat diterapkan secara efektif sekaligus memberikan nilai tambah bagi industri.

Dalam forum tersebut, Hadori Rosadi, S.E., M.Par., turut berperan mendorong komunikasi dan kolaborasi antara PHRI dan BPJPH. Hadori merupakan Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Pelayanan Anggota BPD PHRI Lampung sekaligus dosen Program Studi Pengelolaan Perhotelan, Jurusan Ekonomi dan Bisnis Polinela.

Keterlibatan Hadori memperlihatkan kontribusi akademisi pendidikan vokasi dalam menjembatani kebutuhan industri dengan kebijakan pemerintah. Latar belakangnya di bidang perhotelan diharapkan dapat memberikan perspektif praktis agar penerapan kebijakan jaminan produk halal dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional usaha.

Hal ini sejalan dengan pendekatan pendidikan vokasi Polinela yang menitikberatkan keselarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Melalui keterlibatan dalam forum bersama pemangku kepentingan, perguruan tinggi dapat memperoleh gambaran mengenai perkembangan regulasi dan kebutuhan sektor industri.

Bagi Program Studi Pengelolaan Perhotelan Polinela, penguatan aspek halal dalam industri hospitality juga menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa. Pemahaman mengenai regulasi, standar pelayanan, pengelolaan usaha, serta prosedur operasional berbasis jaminan produk halal semakin relevan bagi calon tenaga profesional di bidang perhotelan dan jasa boga.

Kolaborasi PHRI dan BPJPH Lampung juga berpotensi membuka ruang kerja sama lebih luas, seperti edukasi, sosialisasi, pendampingan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia industri. Dalam hal ini, Polinela dapat berkontribusi melalui pendidikan, pelatihan, riset terapan, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui keterlibatan sivitas akademika dalam forum bersama pemerintah dan asosiasi industri, Polinela berupaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan sektor hospitality. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung penerapan jaminan produk halal sekaligus mendorong industri perhotelan, restoran, dan jasa boga di Lampung untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan daya saing.

Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan perguruan tinggi menjadi salah satu upaya membangun ekosistem hospitality yang berkelanjutan. Dengan kompetensi pendidikan vokasi yang dimiliki, Polinela diharapkan dapat terus berkontribusi menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan industri di Provinsi Lampung. (*/rls)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Mereka Turun ke Jalan

Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...

559


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved